Delineasi Subcekungan dan Interpretasi Geologi Bawah Permukaan Cekungan Bangka Menggunakan High-Pass dan Low-Pass Filter serta Pemodelan 2D dan 3D Berdasarkan Analisis Data Gayaberat

Penulis

  • Muhammad Raksa Resturulloh Teknik Geofisika, Institut Teknologi Sumatera Penulis
  • Imam Setiadi Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan Penulis
  • Purwaditya Nugraha Teknik Geofisika, Institut Teknologi Sumatera Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33332/jgsm.geologi.v27i1.13243

Kata Kunci:

gayaberat, high pass, theta filter, forward modelling, inverse modelling, Cekungan Bangka

Abstrak

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki potensi minyak dan gas bumi yang cukup besar di dunia. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian atlas cekungan sedimen yang berhasil memetakan cekungan sedimen berjumlah 128 cekungan. Berdasarkan jumlah tersebut, perlu dilakukan studi bawah permukaan untuk keperluan eksplorasi lebih lanjut. Salah satu di antaranya adalah pada Cekungan Bangka. Penelitian ini menggunakan data satelit Topex, dengan tujuan mendelineasi subcekungan yang ada di Cekungan Bangka. Pada analisis data gayaberat, dilakukan teknik analisis spectral untuk menerapkan high- pass filter, low-pass filter, theta filter, forward modelling, dan inverse modelling. Hasil analisis spectral menunjukkan bahwa tebal batuan sedimen rata-rata di daerah penelitian adalah sekitar 2,45 km, sedangkan subcekungan yang dapat didelineasi adalah 7 (tujuh) subcekungan sedimen. Lintasan yang digunakan pada forward  modelling  berjumlah dua lintasan, yaitu lintasan A – A’ dan lintasan B – B’. Ketebalan sedimen maksimum pada kedua lintasan tersebut yaitu 3,47 km dan 3,78 km. Ketebalan sedimen rata-rata pada kedua lintasan tersebut adalah 2,46 km dan 2,48 km. Hasil inverse modelling berupa model 3D dan memiliki sebaran densitas 2,25 – 2,8 gr/cc serta kedalaman 10 km. Selain itu, inverse modelling menampilkan model 2D yang digunakan untuk melakukan perbandingan dengan hasil forward modelling pada lintasan yang sama. Perbedaan ketebalan sedimen maksimum sebesar 0,23 – 0,32 km dan ketebalan rata-rata sebesar 0,07 – 0,14 km.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28