Penentuan Kualitas dan Lingkungan Pengendapan Batubara berdasarkan Nilai Total Abu, Total Air, dan Total Sulphur terhadap Nilai Kalori pada Batubara di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis

  • Muhammad Afrizal Ie Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Bandung Penulis
  • Ahmad Helman Hamdani Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Bandung Penulis
  • Winantris Winantris Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Bandung Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33332/jgsm.geologi.v27i1.1079

Abstrak

Batubara terbentuk dari akumulasi material tumbuhan yang mengalami proses pembusukan, pemampatan, dan pengendapan selama jutaan tahun akibat pengaruh fisika dan kimia. Penelitian ini dilakukan pada Formasi Kampung Baru, Cekungan Kutai, dengan tujuan menentukan kualitas dan lingkungan pengendapan batubara. Data diperoleh dari tiga lubang bor (DH-01, DH-02, dan DH-03) dengan ketebalan batubara masing-masing 17,8 m; 9,8 m; dan 4,8 m. Analisis yang dilakukan meliputi proksimat dan ultimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maseral huminit (densinit) merupakan komponen dominan dengan rata-rata 36,6%, diikuti liptinit (kutinit) 6,8% dan inertinit (semifusinit) 3,03%. Kandungan mineral didominasi oleh pirit (1,8–6,8%) dan lempung (0,8–7,6%). Nilai rata-rata proksimat dan ultimat menunjukkan kadar abu 20,60%, total air 12,25%, total sulfur 0,66%, dan nilai kalor 4.042,3 kal/gram. Berdasarkan klasifikasi United Nations (1998) dan ASTM, batubara daerah penelitian termasuk dalam kategori lignit B hingga batubara peringkat rendah–menengah. Lingkungan pengendapan berdasarkan klasifikasi diagram Lamberson (1991) menunjukkan bahwa batubara terendapkan pada zona limno-telmatik dengan fasies lower hingga upper delta plain.

Kata Kunci: Batubara, Cekungan Kutai, Formasi Kampung Baru, Kualitas, Lingkungan Pengendapan, Maseral

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Muhammad Afrizal Ie, Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Bandung

    Saya adalah mahasiwa pasca ftg yang sedang menyeesaikan tesis, dan minat di batu bara dengan judul tesis, Penentuan Kualitas dan Lingkungan Pengendapan Batubara Berdasarkan Nilai Total Abu , Total Air , dan Total Sulfur Terhadap Niali Kalori Pada Batubara di Desa Batuah, Kecamatan Loajanan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

  • Ahmad Helman Hamdani, Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Bandung

    Prof. Dr. Ir. Ahmad Helman Hamdani, M.S. Adalah dosen FTG yang berkosentrasi di bidang Batubara, Geokimia, Inorganis, dan Organik Geokimia.

  • Winantris Winantris, Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Bandung

    Prof. Dr. Winantris, Dra., M.S. Adalah dosen FTG yang berkosentrasi di bidang Paleoenvironment, Paleokologi, dan Palynologi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28