MODEL GAYABERAT 2D UNTUK MENGUNGKAP STRUKTUR GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN PADA DAERAH PANAS BUMI NATAR
2D CONCEPTUAL MODEL ON NATAR GEOTHERMAL SYSTEM BASED ON GRAVITY DATA
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v15i1.292Abstrak
Daerah panas bumi Natar terletak di Kecamatan Natar yang berjarak kurang lebih 10 km utara Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Lapangan panas bumi ini terbilang cukup unik karena manifestasi mata air panas yang muncul ke permukaan berada pada daerah yang relatif datar. Pengamatan geologi pada singkapan untuk mengetahui struktur geologi yang mengontrol keluarnya air panas tersebut sulit dilakukan karena terbatasnya singkapan batuan sehingga diperlukan metode geofisika untuk menginterpretasi kondisi bawah permukaan seperti metode gayaberat. Geologi daerah penelitian ditutupi oleh Formasi Lampung yang terdiri dari batuan piroklastik–vulkanoklastik dengan tebal mencapai 200 m. Hasil pemrosesan data gayaberat menunjukkan nilai anomali Bouguer yang berkisar antara 51,0-62,6 mGal. Hasil interpretasi peta anomali Bouguer memperlihatkan keberadaan lima struktur sesar, yang menjadi jalur keluarnya air panas, yang dominan berarah baratlaut-tenggara dan utara-selatan. Arah tersebut menandakan bahwa struktur geologi yang terdapat pada daerah penelitian masih berkaitan dengan Sesar Besar Sumatera yang juga berarah baratlaut-tenggara. Pemodelan 2D bawah permukaan yang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak ‘Oasis Montaj 8.4’, menghasilkan tiga lapisan densitas batuan yaitu densitas yang berasosiasi dengan Formasi Lampung dengan densitas 1,9 g/cm3, dan yang berasosiasi dengan dua struktur basement dengan densitas masing-masing 2,54 g/cm3 dan 2,76 g/cm3, yang membentuk struktur seperti horst dan graben. Pengeboran eksplorasi untuk penelitian selanjutnya disarankan dilakukan pada sebelah barat mata air panas untuk mengonfirmasi model bawah permukaan.
Referensi
Ditjen EBTKE, 2017. Potensi Panas Bumi Indonesia. Direktorat Panas Bumi, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta.
Guglielmetti, L., Comina, C., Abdelfettah, Y., Schill, E., Mandrone, G., 2013. Integration of 3D geological modeling and gravity surveys for geothermal prospection in an Alpine region. Tectonophysics 608, 1025–1036. https://doi.org/10.1016/j.tecto.2013.07.012
Iqbal, M., Ashuri, W., Juliarka, B.R., Farishi, B.A., Harbowo, D.G., 2019a. Delineation of Recharge and Discharge Area for Geothermal Energy in Natar. IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci. 258, 012036. https://doi.org/10.1088/1755-1315/258/1/012036
Iqbal, M., Juliarka, B.R., Ashuri, W., Farishi, B.A., 2019b. Hydrogeochemistry of Natar and Cisarua Hot springs in South Lampung, Indonesia. J. Geosci. Eng. Environ. Technol. 4, 178–185. https://doi.org/10.25299/jgeet.2019.4.3.2959
Maithya, J., Fujimitsu, Y., Nishijima, J., 2020. Analysis of gravity data to delineate structural features controlling the Eburru geothermal system in Kenya. Geothermics 85, 101795. https://doi.org/10.1016/j.geothermics.2019.101795
Mangga, S.A., Amirudin, Suwarti, T., Gafoer, S., Sidarto, 1993. Peta Geologi Lembar Tanjungkarang, Sumatera skala 1:250.000.
Parasnis, D.S., Cook, A.H., 1952. A Study of Rock Densities in the English Midlands. Geophys. J. Int. 6, 252–271. https://doi.org/10.1111/j.1365-246X.1952.tb03013.x
Pocasangre, C., Fujimitsu, Y., Nishijima, J., 2020. Interpretation of gravity data to delineate the geothermal reservoir extent and assess the geothermal resource from low-temperature fluids in the Municipality of Isa,
Southern Kyushu, Japan. Geothermics 83, 101735. https://doi.org/10.1016/j.geothermics.2019.101735
Rymer, H., 2016. Gravity measurements on chips. Nature 531, 585–586. https://doi.org/10.1038/531585a
Saptadji, N., 2018. Teknik Geotermal, 1st ed. ITB Press, Bandung.
Soengkono, S., Bromley, C., Reeves, R., Bennie, S., Graham, D., 2013. Geophysical techniques for low enthalpy geothermal exploration in New Zealand. Explor. Geophys. 44, 215–227. https://doi.org/10.1071/EG13036
Uwiduhaye, J. d’Amour, Mizunaga, H., Saibi, H., 2018. Geophysical investigation using gravity data in Kinigi geothermal field, northwest Rwanda. J. Afr. Earth Sci. 139, 184–192. https://doi.org/10.1016/j.jafrearsci.2017.12.016
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
