KESTABILAN LERENG TAMBANG TERBUKA BATUBARA DI DAERAH DESA PURWAJAYA, KECAMATAN LOAJANAN, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v9i2.126Kata Kunci:
analisis geoteknik, longsor, tambang terbuka, RMRAbstrak
Pertambangan batubara pada 10 tahun terakhir mengalami peningkatan. Kegiatan pertambangan tidak terlepas dari kegiatan eksplorasi dan eksploitasi. Tambang terbuka maupun tambang bawah permukaan erat hubungannya dengan kajian geoteknik dan menjadi persyaratan dalam mengajukan izin kegiatan penambangan. Lokasi administrasi daerah penelitian terletak di daerah Desa Purwajaya, Kecamatan Loajanan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Dalam kegiatan di lapangan dilakukan pemetaan geologi teknik dan pengeboran geoteknik. Dari hasil kegiatan tersebut data diolah di
laboratorium dan menghasilkan sifat fisik dan mekanik tanah dan batuan untuk dapat mengetahui kekuatan massa batuan. Analisis laboratorium menghasilkan data sifat fisik dan mekanik tanah dan batuan. Hasil analisis tersebut digabungkan dengan hasil deskripsi pengeboran geoteknik yang kemudian
digunakan untuk menentukan kekuatan massa batuan (RMR) di setiap titik bor. Pada titik bor GT 01 dengan RMR kisaran 37 termasuk dalam kelas IV (poor rock) dan kelas III (fair rock). Titik bor GT 02 dengan kisaran RMR 35 termasuk kelas IV (poor rock) dan 68 untuk kelas II (good rock). Titik bor GT 03 dengan kisaran RMR 30 termasuk kelas IV (poor rock) dan 73 untuk kelas II (good rock). Simulasi kestabilan lereng dilakukan dengan menggunakan data hasil analisis laboratorium pada kedalaman dan sudut lereng tertentu dan menghasilkan nilai FS 1,265 untuk highwall dan 1,311 untuk lowwall.
Referensi
Anonymous, 2012. Report of Geotechnical anda Hidrogeology Study, Purwajaya, Loajanan, East Borneo. PT Britmindo. Bandung.
Bieniawski, Z.T. 1989. Engineering Rock Mass Classification: A Complete Manual for Engineer and Geologist in Mining, Civil and Petroleum.
Hirnawan, F., dan Zakaria, Z. 2002. Geoteknik dan Geomekanik. Bandung.
Laboratorium Geoteknik-Fakultas Teknik Geologi. Universitas Padjdjaran.
Hoek, E. 2006. Rock Engineering: Rock Mass Classification. Canada.
Supriatna, S.dkk. 1995. Peta Geologi Regional Lembar Samarinda, Kalimantan Timur, Puslitbang Geologi, Bandung.
Zakaria, Z. 2011. Analisis Kestabilan lereng. Bandung: Laboratorium Geoteknik-Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
