ZONASI POTENSI MINERALISASI BESI-TEMBAGA-TIMBAL-SENG GUNAKAN DATA GEOKIMIA DAN GEOLOGI BERBASIS SISTEM INFORM GEOGRAFIS DI KABUPATEN SOLOK, PROVINSI SUMATERA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v9i1.117Kata Kunci:
geologi, geokimia, integrasi, potensi, rasio frekuensiAbstrak
Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat mempunyai potensi sumberdaya minerallogam. Studi ini bertujuan untuk menentukan daerah potensi mineralisasi mineral logam Fe-Cu-Pb-Zn di Kabupaten Solok dengan menggunakan kombinasi model statistik rasio frekuensi dan sistem informasi geografis. Analisis dilakukan terhadap data sebaran litologdan struktur geologi serta data 4 jenis unsur unsur dari 433 sampel geokimia endapan sungai aktif. Hasil kajian menghasilkan sebaran spasial sebelas daerah potensi mineralisaslogam Fe-Cu-Pb-Zn. Penelitian lapangan dilakukan di daerah potensi Pisauilang, Kotanarudan Air Bertumbuk, ditemukan cebakan bijih besi di tiga lokasi dengan Fe sebagai unsupenyusun utama serta Cu, Pb, dan Zn, sebagai unsur ikutan. Kandungan bijih besi berupa Fe 18,15-70,9 %, Cu 0,025-2,34 %, Pb <0,001-0,004%, dan Zn 0,033-0,58%.
Referensi
Anonim, 2012. Pemutakhiran Data dan Neraca Sumber Daya Mineral. Pusat Sumber Daya
Geologi, Bandung.
Berkman, D.A. 2001. Field Geologist’ Manual. The Australian Institute of Mining and
Metallurgy, Victoria.
Carlile, J.C., & Mitchell, A.H.G. 1994. Magmatic Arc and Assosiated Gold and Copper
Mineralization in Indonesia. Elsevier, Amsterdam.
Crow, M.J., Johnson, C.C., McCourt, W.J. dan Harmanto. 1993. The Simplified Geology and
Known Metalliferous Mineral Occurrences, Solok Quadrangle, Southern Sumatra.
Direktorat Sumberdaya Mineral, Bandung .
Ernowo, Simangunsong, H., Oktaviani, P. 2013. Mineral Potential Map: Sulawesi, Flores and
West Timor. Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung.
Ghazali, S.A, Muchjidin, Hariwidjaja. 1986. Penyelidikan Geokimia Endapan Sungai, Metoda
dan Teknik. Direktorat Sumberdaya Mineral, Bandung.
Kastowo, Leo, G.W., Gafoer, S. & Amin, T.C. 1996. Peta Geologi Lembar Padang,
Sumatera. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.
Muchsin, A., Johson, C.C., Djumsari, A., Sumartono. 1997. Atlas Geokimia Regional
Sumatera Bagian Selatan. Direktorat Sumberdaya Mineral, Bandung.
Partington, G.A. & Sale, M.J. 2004. Prospectivity Mapping Using GIS With Publicly Available
Earth Science Data —A New Targeting Tool Being Successfully Used for Exploration in
New Zealand.
http://www.kenex.co.nz/documents/.
Rosidi, H.M.D, Tjokrosapoetro, S., Pendowo, S., Gafoer, S. & Suharsono. 2011. Peta
Geologi Lembar Painan dan Bagian Timurlaut Lembar Muarasiberut, Sumatera. Pusat
Survei Geologi, Bandung .
Silitonga, P.H. & Kastowo. 2007. Peta Geologi Lembar Solok, Sumatera. Pusat Survei
Geologi, Bandung.
Simangunsong, H., Ernowo, Oktaviani, P., Kisman., Sunuhadi, D.W. 2012. The Development
of GIS for Mineral Potensial Mapping in The Eastern Indonesia. Pusat Sumber Daya
Geologi, Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
