DELINIASI ENDAPAN TIMAH BERDASARKAN ANALISIS ANOMALI GAYABERAT DI DAERAH BANGKA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v8i3.89Kata Kunci:
Anomali sisa, Bangka, endapan timah, gaya berat, rapat massaAbstrak
Analisis data gayaberat untuk deliniasi endapan timah yang tersebar di Bangka Selatan telah dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Anomali gayaberat di daerah Bangka Selatan berkisar antara 17 sampai 46 mgal, dengan anomali gayaberat residual antara -8,5 mgal sampai 5,0 mgal. Anomali gayaberat dikelompokan menjadi dua kelompok yaitu kelompok anomali rendah dan kelompok anomali tinggi sedangkan anomali gayaberat residual dibedakan menjadi anomali positif dan anomali negatif.Analisis kuantitatif dalam pemodelan geologi pada penampang anomali gayaberat residual menghasilkan lapisan batuan dengan rapat massa 2,69 gr/cc yang dapat ditafsirkan sebagai Batuan Komplek Pemali (CpP).
Komplek Pemali merupakan batuan yang mendasari daerah tersebut. Komplek Pemali ini diterobos oleh batuan dengan rapat massa 2,58 gr/cc yang ditafsirkan sebagai batuan terobosan granit (T Jkg). Penerobosan ini diperkirakan melalui bidang lemah pada batuan Komplek Pemali yang ditafsirkan sebagai bidang sesar.
Oleh karena itu kontak antara batuan Komplek Pemali, Formasi Tanjunggenting (T t) dengan batuan terobosan granit diperkirakan sebagai kontak sesar, yang diduga sebagai kontak yang berpotensi untuk keterdapatan endapan timah di daerah Bangka Selatan.
Referensi
Djumhana, D., 1995. Beberapa Aspek Petrologi Batuan Granitik di Daerah Bagian Barat P. Bangka, Kolokium Hasil Pemetaan dan Penelitian Puslitbang Geologi 1992/1993, Publikasi Khusus No. 16, 101-117, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Chappel, B.W., White A.J.R., 1974. Two Contrasting Granite Types, Pasific Geology 8, 173-174.
Gafoer, S., Amin, T.C., Setyogroho, B., 1992. Peta Geologi Indonesia, Lembar Palembang, sekala 1 : 1000.000, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (PPPG) Bandung.
Hutchison, R.W., 1980. Massive base metal sulphide deposits as guides to tectonicevolution. In: Strangeway D.W (ed.), The continental crust and its mineral deposits. Geological Association of Canada, Special Peper 20. 659-684.
Ishihara, S., 1980. Granite and Sn-W deposits of Peninsular Thailand, Mining Geology Spesial Issue. No. 8, 223-241.
Lehmann, B., 1990. Metallogony of tin lecture Notes in Earth Sciences, 32. Springer-Verlag, Berlin.
Margono, U., Supandjono. R.J.B dan Partoyo,E., 1995. Peta Geologi Bangka Selatan, Sumatera, sekala 1 : 250.000, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (PPPG) Bandung.
Marzuki, S., Manurung, A., Suharyono, S., Mirnanda, E. dan Walker, A., 1990. Peta Anomali Bouguer Lembar Bangka selatan, Sumatera, sekala 1:250.000, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (PPPG) Bandung.
Simamora, W.H., 2007. Penafsiran Struktur Bawah Permukaan Bangka Utara Berdasarkan Anomali Gaya berat, Pusat Survei Geologi, Jurnal Sumber Daya Geologi Vol. XVII No. 3, 163-177.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
