TINJAUAN TENTANG CEBAKAN EMAS ALUVIAL DI INDONESIA DAN POTENSI PENGEMBANGAN
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v2i2.213Kata Kunci:
cebakan emas aluvial, pertambangan, endapan sedimenAbstrak
Cebakan emas aluvial diIndonesiaterdapat terutama pada pulau-pulau besar seperti Sumatera, Kalimantan,Sulawesidan Papua. Sebaran emas aluvial berada pada permukaan atau dekat permukaan, dengan spesifik emas berupa warna dan kilap yang sangat menarik, sehingga keberadaan emas aluvial mudah dikenali, dan umumnya mudah ditemukan dan diusahakan oleh masyarakat setempat.
Cebakan emas aluvial dicirikan oleh kondisi endapan sedimen bersifat lepas dengan kandungan logam emas berupa butiran, dapat ditambang dan diolah dengan cara pemisahan emas secara fisik, menggunakan peralatan sederhana. Optimalisasi pemanfaatan potensi emas aluvial dapat dilakukan dengan menyesuaikan kelayakan sekala usaha yang tepat sesuai dengan dimensi cebakan. Cebakan dengan dimensi relatif kecil tidak bisa menggunakan peralatan berat tetapi dapat dikembangkan untuk pertambangan sekala kecil atau pertambangan rakyat menggunakan peralatan sederhana.
Pengembangan potensi cebakan emas aluvial dengan melibatkan pertambangan rakyat harus juga mempertimbangkan aspek perlindungan lingkungan, dengan menghindari terjadinya degradasi lingkunganReferensi
Boyle, R.W., 1979.The Geochemistry of Gold and Its Deposits. Gological Survey Buletin 280. Quebec, Canada.
Djunaedi, E.K., dan Pertamana, Y., 2006. Inventarisasi Potensi Bahan Galian pada Wilayah PETI, Daerah Sarolangun, Jambi, Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung
Gunradi, R., Ta’in, Z., dan Said, A., 2003. Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral Daerah G. Pani, Boalemo, Gorontalo, Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral, Bandung
Gurniwa, A., dan Suprapto S.J., 1993. Eksplorasi Emas Aluvial di Daerah Benit, PT. Allindo Mitrasarana, Muarabungo
Gurniwa, A., dan Suprapto S.J., 1994. Eksplorasi Emas Aluvial di Daerah Benit dan Mengkuang, PT. Allindo Mitrasarana, Muarabungo
Gurniwa, A., dan Suprapto S.J., 1995. Eksplorasi Emas Aluvial di Daerah Tambang Cucur, PT. Allindo Mitrasarana, Muarabungo
Juliawan, N. dan Jaenudin, 2007. Inventarisasi Bahan Galian Pada Wilayah Bekas Tambang, Daerah Pontain, Tanah Laut, Kalsel, Pusat Sumber Daya geologi, Bandung.
Keyser, F & Sinay, J.N., 1993. History of Geoscientific in West Kalimantan, Indonesia, Journal of Australian Geology & Geophysics, NSW.
Van Leeuwen, T.M., 1994. 25 Years of Mineral Exploration and Discovery in Indonesia, Elsevier, Amsterdam
Macdonald, E.H., 1983. Alluvial Mining, Chapman and Hall, New York
Pohan, M,P. dan Putra, C., 2004. Evaluasi Pemanfaatan Bahan Galian pada Bekas Tambang dan Wilayah PETI, Daerah BungoTebo, Jambi, Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral, Bandung
Rohmana dan Gunradi, R., 2006. Inventarisasi Bahan Galian Pada Wilayah PETI, Daerah Kotarawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung
Suhandi, Suprapto S.J., dan Putra C., 2005. Pemetaan Penyebaran Merkuri Akibat Pertambangan, Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral, Bandung
Sujono, 2004. Penambangan dan Pengolahan Emas di Indonesia. Geologi dan Mulajadi Emas, Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara, Bandung
Widhiyatna, D., dan Suprapto S.J., 2006. Inventarisasi Potensi Bahan Galian pada Wilayah PETI, Daerah Nabire, Papua, Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung
Unduhan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
