ESTIMATION OF LATERITE BAUXITE VOLUME USING ORDINARY KRIGING METHOD IN PIASAK VILLAGE, SANGGAU DISTRICT, WEST KALIMANTAN
ESTIMASI VOLUME BAUKSIT LATERIT MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING DI DESA PIASAK, KABUPATEN SANGGAU, KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v20i2.493Abstrak
Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah penghasil bauksit terbesar di Indonesia, dengan total cadangan sebesar 0,85 miliar ton dari 1,26 miliar ton cadangan nasional. Salah satu daerah yang mempunyai potensi bauksit di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat adalah Desa Piasak. Estimasi sumber daya bauksit merupakan langkah penting dalam mengidentifikasi cadangan di suatu wilayah penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi volume bauksit laterit di Desa Piasak, Kabupaten Sanggau. Penelitian ini menerapkan metode estimasi ordinary kriging berdasarkan sampel sumur uji pada 47 lokasi. Pengolahan data dilakukan menggunakan software QGIS dan Saga GIS. Hasil perhitungan statistik data ketebalan endapan bauksit diperoleh koefisien variansi sebesar 0,2, yang menunjukkan bahwa sampel bersifat homogen. Model semivariogram spherical digunakan untuk proses estimasi kriging pada ketebalan endapan bauksit karena memiliki nilai root mean square error terkecil. Nilai parameter masing-masing untuk nugget, sill, dan range adalah 0,08 m²; 1,15 m²; dan 100,9 m. Hasil estimasi menunjukkan bahwa volume bauksit laterit di daerah penelitian adalah sebesar 180.051 m3, sedangkan volume tanah penutup sebesar 56.796 m3.
Referensi
Anggi, S. N. (2009). Deteksi Keberadaan Endapan Bauksit Laterit dengan Pemanfaatan Gelombang Radar. Universitas Indonesia.
Antono, T. (2017). Pendekatan Interpolasi Spasial Ordinary Kriging dan Robust Kriging pada Data Pencilan (Studi Kasus pada Data Curah Hujan Kabupaten Jember). Universitas Brawijaya.
Anwar, M., Arman, Y., & Muhardi. (2022). Pendugaan Keberadaan Bauksit Laterit di Sebagian Wilayah Gunung Tanjunggangse Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Dipol-dipol. Jurnal Geomine, 10(1), 21–27. https://doi.org/10.33536/jg.v10i4.1002
Aprillia, R., Mukhtar, W., Setiawati, S., Asbanu, G. C., & Munzir, I. (2024). Genesis of Bauxite Ore in Toba Area Sanggau District, West Kalimantan Province. Jurnal Geocelebes, 8(1), 26–36. https://doi.org/10.20956/geocelebes.v8i1.26521
Birinci, M., & Gök, R. (2021). Characterization and Flotation of Low-Grade Boehmitic Bauxite Ore from Seydişehir (Konya, Turkey). Minerals Engineering, 161(106714), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.mineng.2020.106714
Davis, J. C. (2002). Statistics and Data Analysis in Geology (3nd Edition). John Wiley and Sons. https://doi.org/10.1080/00401706.1987.10488290
Di, J., Xu, J., Fu, J., Li, B., & Wu, M. (2024). Study on the Regional ASF Prediction Method Based on the Ordinary Kriging Interpolation. Physica Scripta, 99(015026), 1–13. https://doi.org/10.1088/1402-4896/ad1665
Donoghue, A. M., Frisch, N., & Olney, D. (2014). Bauxite Mining and Alumina Refining: Process Description and Occupational Health Risks. Journal of Occupational and Environmental Medicine, 56(5), S12–S17. https://doi.org/10.1097/JOM.0000000000000001
ESDM. (2021). Peluang Investasi Bauksit Indonesia. Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Fischer, M. M., & Getis, A. (2010). Handbook of Applied Spatial Analysis. In M. M. Fischer & A. Getis (Eds.), Handbook of Applied Spatial Analysis. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-642-03647-7
Guskarnali. (2016). Metode Point Kriging Untuk Estimasi Sumberdaya Bijih Besi (Fe) Menggunakan Data Assay (3D) pada Daerah Tanjung Buli Kabupaten Halmahera Timur. Promine Journal, 4(2), 13–20.
Hadi, B. S. (2013). Metode Interpolasi Spasial dalam Studi Geografi (Ulasan Singkat dan Contoh Aplikasinya). Geomedia: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian, 11(2), 235–252. https://doi.org/10.21831/gm.v11i2.3454
Isaaks, E. H., & Srivastava, R. M. (1989). An Introduction to Applied Geostatistics. Oxford University Press. https://doi.org/10.2307/2290613
Li, Y., Baorong, Z., Xiaohong, X., & Zijun, L. (2022). Application of a Semivariogram Based on A Deep Neural Network to Ordinary Kriging Interpolation of Elevation Data. Plos One, 17(4), 1–12. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0266942
Liu, N., Nan, J., Wang, X., Yang, Y., Yin, P., & Zhang, R. (2023). Petrological Characteristics and Rock Nomenclature of Sedimentary Bauxite Gas Reservoir: A Case Study of Bauxite in Taiyuan Formation of Ordos Basin. Geofluids, 2023, 1–8. https://doi.org/10.1155/2023/7079959
Mery, N., Marcotte, D., & Dutaut, R. (2020). Constrained Kriging: An Alternative to Predict Global Recoverable Resources. Natural Resources Research, 29(4), 2275–2289. https://doi.org/10.1007/s11053-019-09601-6
Mildan, D., Subandrio, A. S., Bangun, P., & Sunjaya, D. (2021). Contrasting Genesis of Lateritic Bauxite on Granodioritic and Andesitic Rocks of Mempawah Area, West Kalimantan. Indonesian Association of Geologists Journal, 1(2), 81–88. https://doi.org/10.51835/iagij.2021.1.2.33
Muhardi, Anwar, M., & Kaharudin. (2022). Application of Induced Polarization and Resistivity Methods to Identify Subsurface Layers in Bauxite Deposits Area of Kendawangan, West Kalimantan. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 18(1), 75–82. https://doi.org/10.15294/jpfi.v18i1.29230
Oliver, M. A., & Webster, R. (2015). Basic Steps in Geostatistics: The Variogram and Kriging. Springer.
Permatasari, A., Suprapto, S. J., Priatna, Handayani, T., & Sunjaya, D. (2024). Geology, Mineralogical, and Geochemical Laterite Bauxite Deposits in Mukti Jaya Village, Sanggau District, West Kalimantan. Buletin Sumber Daya Geologi Volume, 19(2), 121–130. https://doi.org/10.47599/bsdg.v19i2.477
Putra, Y. A. M., Muhardi, & Perdhana, R. (2024). Mapping the Distribution of Hematite (Fe2O3) in Bauxite Deposits in Sandai Sub-district, West Kalimantan. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 20(1), 1–11. https://doi.org/10.30556/jtmb.Vol20.No1.2024.1551
Ramadhan, M. S. (2021). Perbandingan antara Metode Poligon, Inverse Distance Weighting, dan Ordinary Kriging pada Estimasi Sumberdaya Timah Aluvial, dan Analisis Sebaran Endapannya. Universitas Hasanuddin. https://doi.org/10.33536/jg.v9i3.1054
Rustam, M., Idrus, A., & Lucas, D. S. (2017). Geologi dan Estimasi Sumberdaya dengan Metode Ordinary Kriging pada Endapan Bauksit di Kecamatan Anjongan dan Toho, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Prosiding Seminar Nasional XII, 168–178.
Sejati, S. P. (2019). Perbandingan Akurasi Metode IDW dan Kriging dalam Pemetaan Muka Air Tanah. Majalah Geografi Indonesia, 33(2), 49–57. https://doi.org/10.22146/mgi.41473
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Buletin Sumber Daya Geologi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
