A NEW FRAMEWORK FOR CLASSIFICATION AND QUANTIFICATION OF GEOTHERMAL DIRECT USE RESOURCES AND RESERVES IN INDONESIA

KERANGKA KERJA BARU UNTUK KLASIFIKASI DAN KUANTIFIKASI SUMBER DAYA DAN CADANGAN PEMANFAATAN LANGSUNG PANAS BUMI DI INDONESIA

Penulis

  • Husin PSDMBP - Badan Geologi Penulis
  • Rina Wahyuningsih Penulis
  • Dudi Hermawan Penulis
  • Dikdik Risdianto Penulis

DOI:

https://doi.org/10.47599/bsdg.v20i2.447

Abstrak

Pemanfaatan langsung panas bumi di Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi dan ekonomi lokal, namun pengembangannya terhambat oleh ketiadaan standar teknis untuk evaluasi potensi. Berbeda dengan pemanfaatan tidak langsung untuk listrik yang sudah mapan, potensi pemanfaatan langsung panas bumi yang tercatat secara resmi masih sangat kecil. Studi ini bertujuan untuk menetapkan dan menerapkan sebuah kerangka kerja standar untuk klasifikasi dan kuantifikasi potensi serta utilisasi pemanfaatan langsung panas bumi di Indonesia. Metodologi yang dikembangkan memperkenalkan sistem klasifikasi potensi berbasis dua kriteria utama: kualitas data/informasi fluida dan hasil studi kelayakan. Potensi dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu Sumber Daya (Terindikasi, Terukur) dan Cadangan (Terduga, Terbukti). Formula kuantifikasi untuk potensi (MWt) dan utilisasi (kapasitas terpasang, faktor kapasitas, utilisasi tahunan, dan rasio kapasitas terhadap cadangan) juga dirumuskan. Implementasi awal dari metodologi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi pemanfaatan langsung panas bumi setidaknya sebesar 230 MWt dari 201 prospek yang telah diinventarisasi, atau sekitar 56% dari total prospek yang teridentifikasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 8,1 MWt telah berhasil diklasifikasikan sebagai Cadangan Terbukti. Kerangka kerja standar ini diharapkan dapat menjadi acuan nasional yang kredibel untuk inventarisasi sumber daya, perencanaan pembangunan, dan menarik investasi di sektor pemanfaatan langsung panas bumi.

Referensi

Badan Geologi, 2024a. Keputusan Kepala Badan Geologi Nomor 145.K/GL.04/BGL/2024 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Penghitungan Potensi dan Utilisasi Pemanfaatan Langsung Panas Bumi. Bandung: Badan Geologi.

Badan Geologi 2024b. Peta Distribusi Potensi dan Utilisasi Pemanfaatan Langsung Panas Bumi Indonesia. Bandung: Badan Geologi.

BSN, 2011. SNI 4726:2011 tentang Pedoman Pelaporan, Sumber Daya dan Cadangan Mineral. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional (BSN).

BSN, 2017. SNI 6009:2017 tentang Klasifikasi Sumber Daya dan Cadangan Energi Panas Bumi Indonesia. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Carpenter, C. (2019). PRMS Classifications: Updated Methodology for Resource Inventory Management. Journal of Petroleum Technology, 71(12), 50-51.

Direktorat Panas Bumi, 2023. Pengembangan Panas Bumi di Indonesia. Jakarta: Direktorat Panas Bumi.

Lund, J. W. & Toth, A. N., 2021. Direct Utilization of Geothermal Energy 2020 Worldwide Review. Geothermics, 90, 101915.

PSDMBP, 2024. Laporan Akhir Survei Rinci Geologi, Geokimia, Gaya Berat Dan AMT Daerah Panas Bumi Leles, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Bandung: PSDMBP.

Wildan, D., Wirakusumah, A.D., Nugraha, H.S.,2024. Laporan Hasil Penelitian Penentuan Perkiraan Potensi Dan Kapasitas Terpasang Pemanfaatan Langsung Energi Panas Bumi di Area Cisolok-Cisukarame Di Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Bandung: Politeknik Energi Dan Pertambangan Bandung (PEP Bandung).

Diterbitkan

2025-08-31

Terbitan

Bagian

Buletin Sumber Daya Geologi