KAJIAN TERHADAP BENTONIT D1 KABUPATEN TASIKMALAYA DAN KEMUNGKINANNYA DIJADIKAN BAHAN PEMBERSIH MINYAK SAWIT (CPO
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v1i1.194Kata Kunci:
bentonit, cpo, tasikmalayaAbstrak
Perkembangan industri minyak goreng sawit pada dasawarsa terakhir mengalami peningkatan sejalandengan beralihnya pola konsumsi masyarakat dari minyak goreng kelapa ke minyak goreng kelapa sawit.
Konsumsi per kapita minyak goreng Indonesia meneapai 16,5 kg per tahun dimana konsumsi perkapita khusus
untuk minyak goreng sawit sebesar 12,7 kg per tahun. Berdasarkan perkembangan berbagai variable terkait
seperti peningkatan konsumsi minyak goreng untuk keperluan rumah tangga maupun industri diperkirakan total
konsumsi minyak goreng dalam negeri tahun 2005 meneapai 6 juta ton dimana 83.3% terdiri dari minyak
goreng sawit.
Sebagai bahan untuk penjernihan minyak kelapa sawit diperlukan bentonit jenis kalsium bentonit (Ca
Bentonit) yang banyak tersedia didalam negeri. Permasalahannya apakah bentonit lokal ini bisa memenuhi
speifikasinya untuk itu 'l, dan bagaimana bentonit lokal ini harus dapat di daya gunakan dimasa mendatang agar
kebutuhan bentonit ini tidak terlalu tergantung pada bentonit impor, sehingga pada gilirannya bisa menekan
seminimal mungkin bentonit impor.
Potensi bentonit di Kabupaten Tasikrnalaya, Provinsi lawn Barat mempunyai sumberdaya sebesar
19.812.600 ton diharapkan dapat memberikan sumbangan dalarn rangka rnengurangi irnpor bentonit.
Referensi
Arifin, M & Adjat S., 1997; Bahan Galian Industri, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral, Bandung, hal. 124-137
Budhi Trisna. T, 1986; Geologi Lembar Tasikrnalaya, Jawa Barat, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung
Lepond, S. J., 1975; Industrial Mineral and Rocks, 4thed., Seeley W., Muud Series, McGraw-Hili Company
Parningotan,M.R., dkk., 2002; Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kab. Ciamis dan Kab. Tasik, Provo Jawa Barat, DIM, Bandung
Supriatna, S., dkk, 1992; Peta Geologi Lembar Karangnunggal. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.
Riyanto, A., 1994; Bahan Galian Industri BENTONIT, Dirjen Pertambangan Umum, PPTM, Bandung.
Yusuf,A.F., dkk., 2004, Pemetaan Endapan fosfat di daerah Taraju dan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya
www.bbi.ifx.com/2006 Perkembangan Produksi Minyak Goreng Sawit Di Indonesia
Unduhan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
