KARAKTERISITIK ENDAPAN POLIMETALIK EMAS DAN LOGAM DASAR DAERAH DOLOK PANGKURUHAN, KECAMATAN PEGAGAN HILIR, KABUPATEN DAIRI, PROVINSI SUMATERA UTARA
CHARACTERISTICS OF POLYMETALLIC GOLD AND BASE METAL DEPOSITS DOLOK PANGKURUHAN AREA, PEGAGAN HILIR DISTRICT, DAIRI REGENCY, NORTH SUMATRA PROVINCE
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v19i1.480Abstrak
Beberapa kegiatan penyelidikan terdahulu di daerah Dolok Pangkuruhan, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara telah menemukan beberapa lokasi mineralisasi emas dan logam dasar. Tulisan ini membahas terkait karakteristik alterasi dan mineralisasi emas dan logam dasar berdasarkan hasil penyelidikan tahun 2023 dengan tujuan untuk menentukan karakteristik alterasi dan mineralisasi serta model tipe endapannya. Metoda penelitian yang digunakan meliputi pemetaan geologi semi rinci, alterasi dan mineralisasi, analisis XRD, spektral, mineragrafi, serta analisis inklusi fluida. Alterasi yang berkembang terdiri dari : argilik, argilik lanjut, filik-pirit dan filik-silisifikasi. Mineralisasi terdapat empat tipe: a. Urat Au-galena (Dolok Pangkuruhan) yang dicirikan adanya native gold dan tekstur urat bentuk kristalin dan colloform; b. Mineralisasi galena, sfalerit (Aek Sulfi), dengan ciri tekstur masif dan banded; c. urat kuarsa-silisifikasi-sfalerit-galena (Sungai Sembilin); d. urat kuarsa-bornit-kalkopirit (Sungai Sikiring-kiring). Hasil analisis inklusi fluida diinterpretasikan sebagai endapan epitermal dengan temperatur pembentukan mineralisasi berkisar 240oC s.d. 346oC. Berdasarkan analisis sekwen paragenesa dapat diinterpretasikan karakteristik mineralisasi sebagai model endapan polimetalik (Au-Pb dan Zn-Pb-Cu) tipe urat epitermal sulfida menengah – tinggi.
Referensi
Aldiss, D.T., Whandoyo, R., 1983, Peta Geologi Lembar Sidikalang dan (Sebagian) Sinabang Sumatra, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.
Bartels, K. S., 1994, Graphite and C-O-H fluids in metabasites from the Continental Deep Drilling Program, Germany (KTB), paper presented at Vllth International Symposium on the Observation of the Continental Crust through Drilling, Santa F6, N.M., April 25-30, 1994.
Baden, K., 2016, Paleoproterozoic hydrothermal graphite-sulfide+gold mineralization from the Tasiilaq area, South-East Greenland. Denmark.
Corbett and Leach, T.M.,1998, Southwest Pacic Rim Gold-Copper Systems: Structure, Alteration, and Mineralization, Society of Economic Geologists, https://doi.org/10.5382/SP.06
Dzil, M.A, Nursahan, I., Andhi, 2023, Laporan Penyelidikan Geologi, Geokimia dan Geofisika Logam Mulia Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, PSDMBP-Badan Geologi, Bandung.
Hatta, M.H., Dzil, M. A dan Rudy, G., 2017, Laporan Penyelidikan Logam Mulia Logam dasar Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, PSDMBP-Badan geologi, Bandung.
Herald Resources Ltd,1998, The Dairi Zinc-Lead Project, North Sumatra, Indonesia, PT Dairi Prima Mineral, North Sumatra Province.
Lee, A, Alexander, P. Gysi, Nicole, C. H., Thomas, M, Katharina, P.,, 2020, Porphyry-related polymetallic Au-Ag vein deposit in the Central City district, Colorado: Mineral paragenesis and pyrite trace element chemistry, Ore Geology Reviews Volume 119, April 2020, 103295;
Lydon, J.W., 1996, Sedimentary Exhalative Sulphides (Sedex); in Geology of Canadian Mineral Deposit Types, Geology of Canada, Vol 8 Geological Survey of Canada.
Morrison, K. 1995. Magmatic-related Hydrothermal System. Australia: Short Course Manual.
Putz, H., Paar W.H., and Topa, D., 2009, A Contribution to The Knowledge Of The Mineralization At Mina apillitas, Catamarca, https://www.researchgate.net /publication/262544084_Aportes_alconocimiento_de_la_mineralizacion_de_mina_Capillitas_Catamarca/
Reyes, A.G. 1990. Petrology of Philippine Geothermal System and the Application of Alteration Mineralogy to Their Assesment. Journal of Volcanology and Geothermal Research, v.43.
Reyes, A.G. 1990a. Petrology of Philippines geothermal systems and the application of alteration mineralogy to their assessment: Journal of Volcanology and Geothermal Research, v. 43.
Reyes, A.G. 1990b. Mineralogy, distribution and origin of acid alteration in Philippine geothermal systems, in Third symposium on deep-crust fluids. 15-16 October 1990, Tsukuba, Japan, extended abstracts: Tsukuba, Geological Survey of Japan.
Reyes, A.G., Giggenbach, W.F., Saleros, J.D.M., Salonga, N.D., dan Vergara, M.C. 1993. Petrology and geochemistry of Alto Peak, a vapour-cored hydrothermal system, Lyete Province, Philippines, in Sussman, D., Ruaya, J.R., Reyes, A.G., and Hedenquist, J.W., eds., Geothermal systems of the Philippines: Geothermics, v. 22.
White, N.C., Hedenquist, W. 1995. Epithermal Gold Deposits: Styles, Characteristics and Exploration. SEG Newsletter No. 23.
Wilkinson, J.J. (2001). Fluid inclusions in hydrothermal ore deposits. Lithos, v.55, pp.229–272.
Zhu, Y.F., An, F., Tan, J., (2011). Geochemistry of hydrothermal gold deposits: Areview: Geoscience Frontiers. Vol. 2, Issue 3 p. 367–374.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
