KARAKTERISTIK ALTERASI DAN TEKSTUR URAT KUARSA PADA PIT BARANI, CEBAKAN EMAS MARTABE, KABUPATEN TAPANULI SELATAN, PROVINSI SUMATRA UTARA
ALTERATION AND QUARTZ-VEIN TEXTURES CHARACTERISTIC AT BARANI PIT OF MARTABE GOLD DEPOSITS, SOUTH TAPANULI REGENCY, NORTH SUMATRA PROVINCE
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v15i3.303Abstrak
Pit Barani merupakan bagian dari wilayah kontrak karya PT Agincourt Resources yang terletak di Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Pit Barani berupa tambang terbuka, dengan tipe cebakan epitermal berupa urat-urat yang menjadi tempat konsentrasi lebih banyak unsur logam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik alterasi dan variasi tekstur urat kuarsa yang banyak terdapat pada daerah Pit Barani dan mengidentifikasi tekstur urat kuarsa pembawa mineralisasi yang ekonomis. Pengambilan conto batuan dilakukan pada saat pemetaan pit dan identifikasi mineral alterasi menggunakan analisis laboratorium berupa analytical spectral devices (ASD), serta analisis geokimia untuk mengetahui kadar unsur Au, Ag, dan Cu. Hasil penelitian menunjukkan zona alterasi yang berkembang terdiri dari zona alterasi argilik (kaolinit+illit+smektit), argilik lanjut (kuarsa+kaolinit+dikit), dan silisifikasi (kuarsa+kalsedon+kaolinit). Tekstur urat kuarsa yang berkembang pada daerah penelitian terdiri dari masif, crustiform, crustiform-colloform, brecciated, bladed, dan saccharoidal. Tekstur urat kuarsa pembawa mineralisasi dengan kadar emas tinggi berupa crustiform-colloform, banded diikuti oleh massive quartz oxide, dan lattice bladed. Urat kuarsa tersebut berasosiasi dengan mineral lempung kaolinit+dikit dengan tingkat oksidasi sedang sampai tinggi, serta berasosiasi dengan sulfida abu-abu yang mengandung kadar tertinggi mencapai Au 76,65 ppm dan Ag 34 ppm.
Unduhan
Referensi
Alderton Conrad. 2017. Description and Comparison of the Martabe Deposits. Martabe Deposits Final, Internal Report Martabe, p. 20 – 24.
Anonim. 1996. Sandi Stratigrafi Indonesia, Komisi Sandi Stratigrafi Indonesia. Ikatan Ahli Geologi Indonesia, 14 h.
Anonim. 2009. AusSpec Workshop: Spectral Analysis and its Application to Exploration and Mining. AusSpec International, internal presentation.
Corbett, J.G., and Leach, T.M., 1997, Southwest Pacific Rim gold-copper systems: Structure, alteration, mineralization: Society of Economic Geologist Special Publication, v.6, p. 98 – 102.
Davies, B., 2002. Report on the structural review of the Martabe project, Newmont Horas Nauli, internal memorandum, p 5.
Dong, G., Morrison., G and Jaireth., S., 1995. Quartz Texture in Epithermal Veins, Queensland – Classification, Origin, and Implication: Economic Geology, vol 90, p. 1841 – 1856.
Dowling, K. and Morrison, G. W., 1990. Application of quartz textures to the classification of gold deposits using North Queensland examples: Economic Geology, pp 342 – 355.
Hedenquist JW, Arribas A Jr, Reynolds TJ.1998. Evolution of an intrusioncentered hydrothermal system: Far Southeast Lepanto porphyry and epithermal Cu-Au deposits, Philippines. Economic Geology, 93 (4) p 373-404.
Morrison, G., Guoyi, D., dan Jaireth, S., 1990. Textural Zoning in Epithermal Quartz Veins. Klondike Exploration Services, p. 35.
Sutopo Bronto, 2013. The Martabe Au-Ag High-Sulfidation Epithermal Deposits, Sumatra, Indonesia: Implications for Ore Genesis and Exploration. University of Tasmania: Australia, p. 332.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
