KARAKTERISTIK GAMBUT BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA DAN PETROGRAFI ORGANIK DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, PROVINSI RIAU
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v13i2.72Abstrak
Gambut merupakan salah satu sumber energi alternatif. Luas lahan gambut Indonesia menempati peringkat keempat di dunia, yaitu sekitar 26 juta hektar. Pemanfaatan dan pengelolaan lahan gambut di Indonesia masih sebatas untuk lahan pertanian dan perkebunan saja, sedangkan pemanfaatan gambut sebagai sumber energi masih belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kualitas gambut sebagai salah satu sumber energi di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Analisis geokimia dan petrografi organik dilakukan terhadap 17 perconto gambut di daerah penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambut di daerah penelitian mempunyai nilai kalori 3.098 kal/g s.d. 5.178 kal/g dan termasuk dalam tipe gambut ombrogenus serta diendapkan pada lingkungan yang dipengaruhi pasang surut air (telmatik). Pembentuk gambut didominasi oleh tetumbuhan berbatang lunak (marginal aquatic/herbaceous).
Referensi
Agus, F. dan Subiksa, I.G.M. (2008): Lahan gambut: potensi untuk pertanian dan aspek lingkungan. Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Centre (ICRAF), Bogor, Indonesia.
Amijaya, H. and Littke, R. (2005): Microfasies and depositional environment of Tertiary Tanjung Enim low rank coal, South Sumatera Basin, Indonesia. International Journal of Coal Geology, vol. 61, p. 197-221.
Anggayana, K. (2002): Diktat kuliah genesa batubara, Departemen Teknik Pertambangan, ITB.
ASTM (1986): Annual book of ASTM standards, American Society for Testing and Materials, Philadelphia, 388, PA.
Calder, J.H., Gibling, M.R., and Mukopadhyay, P.K. (1991): Peat formation in a Westphalian B piedmont setting, Cumberland Basin, Nova Scotia: implications for the maceral-based interpretation of rheotrohic and raised paleo-mires: Bulletin de la Socie´te´ Ge´ologique de France, 162/2, 283-298.
Chou, C.L. (2012): Sulfur in coals: A review of geochemistry and origins. International Journal of Coal Geology, vol. 100, p. 1-13.
Cook, A.C. (1982): The Origin and Petrology of Organic Matter in Coal, Oil Shales and Petroleum Source Rocks, University of Wollongong, Wollongong,N
de Coster, G.L. (1974): The Geology of The Central and South Sumatra Basins, Proceedings Indonesian Petroleum Association, 3rd Annual Convention.
Diessel, C.F.K. (1992): Coal-bearing depositional systems, Springer-Verlag, Berlin, Heidelberg.
Lamberson, M.N., Bustin, R.M., dan Kalkreuth, W. (1991): Lithotype (maceral) composition and variation as correlated with paleowetland environments, Gates Formations, Northeastern British Columbia. Canada; International Journal of Coal Geology, vol. 18, p. 87-124.
Moore, P.D. (1987): Ecological and hydrological aspects of peat formation, dalam Scott A., C. (editor) Coal and coal-bearing strata, recent advances, Geol. Soc. Am. Spec. Publ., vol. 32, p. 7-15.
Ritung, S., Wahyunto, Nugroho, K., Sukarman, Hikmatullah, Suparto, dan Tafakresnanto, C. (2011): Peta Lahan Gambut Indonesia Skala 1:250.000, Badan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Kementrian Pertanian.
Stach, E., Mackowsky, M.Th., Teichmuller, M., Taylor, G.H., Chandra, D., dan Teichmuller, R. (1982): Stach’s textbook of coal petrology, Gebruder, Borntraeger, Berlin, 535 p.
Suwarna, N., Budhitrisna, T., Santosa, S., dan Mangga, A. (1995): Peta Geologi Lembar Rengat, Sumatra, P3G, Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
