STUDI AWAL POTENSI BATUBARA MUARAENIM UNTUK DIKONVERSI MENJADI BAHAN BAKAR CAIR BERDASARKAN KARAKTER BATUBARA
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v11i3.28Abstrak
Formasi Muaraenim merupakan salah satu formasi pembawa batubara di Cekungan Sumatera Selatan yang diendapkan di lingkungan fluvial pada Miosen Akhir – Pliosen Awal. Batubara Formasi Muaraenim umumnya merupakan batubara berperingkat rendah (lignit – sub-bituminus), kecuali pada beberapa tempat yang terpengaruhi intrusi batuan beku yang menghasilkan batubara antrasit. Metode konversi batubara dapat diterapkan untuk meningkatkan nilai keekonomisan Batubara Muaraenim yang berperingkat rendah. Tujuan studi awal ini adalah untuk mengevaluasi potensi Batubara Muaraenim untuk dikonversi menjadi bahan bakar cair dengan mempertimbangkan karakter batubara (coal properties). Analisis dilakukan terhadap 10 (sepuluh) conto permukaan batubara dan 2 (dua) conto batulempung karbonan dari Formasi Muaraenim dengan parameter analisis TOC, pirolisis Rock Eval, pirolisis Retort, Proksimat, Ultimat dan juga Petrografi Organik. Hasil studi menunjukkan bahwa Batubara Muaraenim sesuai untuk dikonversi menjadi bahan bakar cair.
Unduhan
Referensi
Anonim, 2015. Pemutakhiran Data dan Neraca Sumber Daya Energi. Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung, tidak dipublikasikan.
Barber, A.J., Crow, M.J., and Milsom, J.S. (eds.), 2005. Sumatra: Geology, Resources and Tectonic Evolution. Geological Society Memoirs No. 31, The Geological Society, London.
De Coster, G.H., 1974. The Geology of the Central and South Sumatera Basin, Indonesia Petroleum Association, 3 rd Ann. Conv, Proceeding.
Gafoer, S., Corbie, T. dan Purnomo, J., 1986. Peta Geologi Lembar Lahat, Sumatera Selatan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.
Harahap, B. H., Bachri, S., Baharuddin, Suwarna, N., Panggabean, H., dan Simanjuntak, T.O., 2003. Stratigraphic Lexicon of Indonesia. Geological Research and Development Centre Special Publication No. 29, Bandung.
Peters, K.E., Moldowan, J.M., (1993). The biomarker guide: Interpreting molecular fossil in petroleum and ancient sediments. Prentice Hall, London. p. 363.
Sapiie, B., Hadiana, M., Nugraha, I., dan Sayentika, 2005. Annalogue Modelling of Rift Mechanism In the Paleogene Graben System of Western Indonesia. Proc. 33thAnnual Convention IPA, hal. 593 – 604.
Mijnbouw, S., 1978. Explanatory Notes to the Geological Map of the South Sumatera Coal Province, Exploration report.
Suárez-Ruiz, I., and Crelling, J.C. (eds.), 2008. Applied Coal Petrology – The Role of Petrology in Coal Utilization. Academic Press – Elsevier Ltd., USA.
Thomas, L., 2002. Coal Geology. John Wiley & Sons, England.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
