PROSPEK PEMANFAATAN LEMPUNG FORMASI MUARAENIM DAN TUF FORMASI RANAU SEBAGAI BAHAN BAKU KERAMIK DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN, PROVINSI SUMATERA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v10i1.136Kata Kunci:
lempung, felspar, bahan keramikAbstrak
Endapan lempung Formasi Muaraenim di daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan terdapat sebagai overburden di bagian atas lapisan batubara, dan sebagai interburden di antara dua lapisan batubara. Formasi Ranau terdiri dari tuf riolitan, tuf batuapung, tuf padu dengan sisipan batulempung berkarbon.
Berdasarkan evaluasi hasil pengujian awal melalui pembakaran pada suhu tinggi 1.400°C menunjukkan bahwa lempung dari Formasi Muaraenim di daerah penyelidikan dapat digunakan sebagai bahan baku keramik bodi stoneware, sedangkan felspar diagenetik (tuf feldspatik) dapat dimanfaatkan untuk bahan pelebur (flux) dalam bodi keramik pada proses pembakaran. Percobaan prototip ubin, dengan rasio komposisi campuran lempung dan felspar diagenetik (tuf
feldspatik) 1 : 1 menunjukkan hasil dapat dibuat ubin keramik berglasir kelas II berbasis bodi “stone ware” dengan suhu pembakaran 1.150°C. Sumberdaya lempung dan felspar yang cukup berlimpah ini dapat dimanfaatkan dan prospek untuk dikembangkan sebagai bahan baku alternatif siap pakai untuk industri keramik.
Referensi
Anonim. 2003. Survei Terpadu Geologi, Geokimia dan Geofisika Daerah Panas Bumi G. Talang, Kab. Solok, Sumatera Barat, Pusat Sumber Daya Geologi, Badan Geologi. (tidak dipublikasikan)
Anonim. 2004. Survei Terpadu Geologi, Geokimia dan Geofisika Daerah Panas Bumi Bukit Killi, Kab. Solok, Sumatera Barat, Pusat Sumber Daya Geologi, Badan Geologi. (tidak dipublikasikan)
Anonim. 2012. Survei Pengeboran Landaian Suhu Daerah Panas Bumi Gunung Talang – Killi, Pusat Sumber Daya Geologi, Badan Geologi. (tidak
dipublikasikan)
Anonim. 2012. Survei Magnetotellurik (MT) Daerah Panas Bumi G. Talang - Killi, Kab. Solok, Sumatera Barat, Pusat Sumber Daya Geologi, Badan Geologi. (tidak dipublikasikan)
Nakatani, A., Itoi, R., Gotoh, H. and Tanaka, T., 2007, Development of Numerical Model of Takigami Geothermal Reservoir, Kyushu, Japan, Using
iTOUGH2 Simulator, Proceedings, 29 NZ Geothermal Workshop.
Nicholson, K., 1993, Geothermal Fluids, Chemistry and Exploration
Technique, Springer Verlag, inc., Berlin.
Noorollahi, Y., Itoi, R., 2011. Numerical simulation of Northwest Sabalan
geothermal reservoir, Iran. World Renewable Congress 2011, Sweden.
Pruess, K., Oldenburg, C., Moridis, G., 1999, TOUGH2 User’s Guide, version 2.0, Lawrence Berkeley National Laboratory,Report LBNL 43134, Berkeley, CA, USA.
Risdianto, D., Hermawan, D., Kusnadi, D., 2013. Simulasi Numerik Sistem Panas Bumi Bittuang, Kabupaten Tanatoraja, Sulawesi Selatan. Bulletin Sumber Daya Geologi, Volume 8, No.3 Nov. 2013.
Wisnandary, C. M., and Alamsyah, O., 2012. Zero Generation of Muara Laboh Numerical Model: Role of Heat Loss and Shallow Wells Data on Preliminary Natural State Modeling, GRC Transactions, Vol. 36.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
