KOMODITAS EKONOMI PADA LINGKUNGAN ENDAPAN BATUBARA
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v4i2.179Kata Kunci:
Batubara, Ekonomi, Bahan tambangAbstrak
Batubara dikenal sebagai salah satu barang tambang yang bernilai ekonomi tinggi. Bersamaan dengan keterdapatan batubara, bisa pula dijumpai komoditi lain yang kemungkinan memiliki nilai ekonomi untuk diusahakan bersama-sama dengan pengusahaan batubara. Sebagai contoh, gas methane yang terperangkap dalam pori-pori lapisan batubara, telah terbukti memiliki nilai ekonomi. Eksplorasi gas methane memberikan keuntungan tidak hanya karena menghasilkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan batubara, tetapi juga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya ledakan dalam tambang bawah tanah. Selain gas methan, sisa pembakaran batubara berupa abu batu bara, sebaiknya tidak selalu diperlakukan sebagai sarnpah, karena abu tersebut kemungkinan bisa dimanfaatkan untuk bahan baku dalam industri semen, campuran beton, dan batako.
Dalam eksplorasi batubara, perhatian sebaiknya juga diberikan pada komoditas ekonomi lainnya yang kemungkinan ditemukan bersamaan dengan keterdapatan batubara. Sehingga keberadaan seluruh potensi ekonomi bahan tambang yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal.
Referensi
Djunaedi, E.K., Suherman, W., Kamal, S., Juliawan, N., 2008. Penelitian Bahan Galian Lain/Mineral lkutan di Wilayah Pertambangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung.
Finahari, I.N., Djati, H.S., Susiati, H., 2008. Emisi Gas C02 dan Polutan Radioaktif dari PLTU Batubara. Batan. www.batan.go.id/
Gunradi, R., Hutamadi, R., lshlah, T., Suprapto, S.J., 2004. Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan. Direktorat lnventarisasi Sumber Daya Mineral, Bandung
Hutamadi, R., Pohan, M.P., 2008. Penelitian Bahan Galian Lain/Mineral lkutan di Wilayah Pertambangan Tangko, Kabupaten Kuantan Sengingi, Provinsi Riau. Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung.
Putri, M.,2008.Abu Batubara SebagaiAdsurben. Majari Magazine
Trihadiningrum, Y., Sari, Y., 2004. Kajian Status Abu Batubara Sebagai Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Jurusan Teknik Lingkungan, FTSP, lnstitut Teknologi Surabaya, Surabaya
Wibisono, S.A., Analisa Kandungan Gas Methan Dalam Batubara Pada Titik Bor B-)1 dan B-02 Daerah Loa Lepu, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Buletin Sumber Daya Geologi Vol 3 No 3. Bandung
Widowati, A., 2008. Abu Batubara Lebih Radioaktif dari Sampah Nuklir. Pusat Teknologi Nuklir Bahan dan
Radiometri, Bandung
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
