Deformasi PulauLombok Berdasarkan Data GPS

Penulis

  • Cecep Sulaeman Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Penulis
  • Pandu Adi Minarno Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34126/jlbg.v10i1.182

Kata Kunci:

deformaion

Abstrak

Hasil survei secara periodik di Pulau Lombok menunjukkan pergeseran horizontal titik ukur GPS ke timur laut dengan kecepatan 6,65 mm/th hingga 22,76 mm/th. Sementara secara vertikal umumnya naik dengan kecepatan 2,40 mm/th hingga 559,86 mm/th. Pulau Lombok bagian tengah hingga selatan mengalami dilatasi luas negatif, sementara di bagian utara bernilai positif. Pulau Lombok juga mengalami regangan geser yang umumnya bernilai negatif. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa deformasi tersebut disebabkan oleh interaksi beberapa sumber gempa bumi yaitu subduksi lempeng Indo-Australia, sesar belakang Flores Barat, sesar belakang Flores Timur, Selat Lombok, serta sesar lokal di pantai timur Bali. Potensi momen magnitudo gempa bumi yang dihasilkan oleh subduksi, sesar belakang Flores Barat, sesar belakang Flores Timur, sesar Selat Lombok, serta sesar lokal di pantai timur Bali masing-masing Mw 7,1; Mw 6,6; Mw 6,8; Mw 5,8; dan Mw 5,2.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Cecep Sulaeman, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi
    earthquake mitigation
  • Pandu Adi Minarno, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi
    earthquake mitigation

Diterbitkan

2019-06-14

Terbitan

Bagian

Articles