Korelasi dan Signifikansi Faktor Pengontrol Likuefaksi terhadap Kerusakan Tanah Permukaan Akibat Likuefaksi pada Sebaran Endapan Kuarter di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah
DOI:
https://doi.org/10.34126/azqhjp77Kata Kunci:
Kabupaten Sigi, likeufaksi, korelasi, signifikansi, kerusakanAbstrak
Gempabumi 7,5 Mw pada 28 September 2018 mengakibat likuefaksi sebagai penyebab kerusakan tanah permukaan, kerusakan yang signifikan di wilayah Kabupaten Sigi, tepatnya di daerah Jonooge dan Sibalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor pengontrol likuefaksi yang teridiri atas litologi (deposit), kedalaman muka air tanah, kemiringan lereng, dan jarak ke jalur patahan Palu Koro terhadap kerusakan tanah permukaan. Jumlah titik pengamatan sebanyak 135 titik, yang selanjutnya akan diuji korelasi dan uji signifikansi menggunakan uji Sommer antara variabel independen yang merupakan faktor pengontrol likuefaksi terhadap variabel dependen yang merupakan kerusakan tanah permukaan akibat likuefaksi. Hasil analisis khusus pada sebaran endapan berumur Kuarter menunjukkan material semakin pasiran akan meningkatkan kerusakan tanah permukaan (nilai korelasi 0.66), semakin dekat dengan jalur patahan akan meningkatkan kerusakan tanah permukaan (nilai korelasi -0.35), semakin dangkal muka airtanah akan meningkatkan kerusakan tanah permukaan (-0.26), semakin landai-miring suatu wilayah akan meningkatkan kerusakan tanah permukaan (0.26). Semua hubungan variabel independen terhadap variabel dependen memiliki hubungan yang signifikan (bermakna), dimana kerusakan tanah permukaan akan semakin signifikan jika semua faktor pengontrol ini terdapat pada suatu wilayah dengan aspek material dominan pasir yang paling mempengaruhi.