LANDAIAN SUHU DAERAH PANAS BUMI KEPAHIANG PROVINSI BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v8i3.88Keywords:
Landaian suhu, Kepahiang, Panas bumiAbstract
Satuan batuan penyusun sumur landaian suhu KPH-1 Kepahiang terdiri dari empat jenisbatuan, yaitu : Andesit, Breksi Tufa, Skoria dan Basalt yang beberapa diantaranya terubah
akibat aktivitas hidrotermal dengan intensitas lemah hingga sedang.
Berdasarkan kelompok mineral ubahan yang hadir, kedalaman 0 – 98,40 m merupakan
overburden, kedalaman 98,40 – 452,20 m dikelompokkan kedalam lapisan penudung panas
(clay cap) dengan tipe ubahan argillic. Indikasi munculnya kelompok mineral-mineral
bertemperatur tinggi belum dijumpai hingga kedalaman terakhir, hal ini menunjukkan bahwa
litologi sumur landaian suhu KPH-1 hingga kedalaman terakhir masih berada pada zona batuan
penudung (clay cap).
Permeabilitas batuan dari beberapa conto inti bor terpilih berkisar antara 0,20 hingga 143,26
mDarcy dengan nilai tertinggi didapatkan dari conto inti bor di kedalaman 410 m. Sedangkan
porositas antara 2,39 % hingga 21,53 % dengan nilai tertinggi juga didapatkan dari conto inti bor
di kedalaman 410 m. Pada kedalaman ini batuan memiliki permeabilitas dan porositas baik.
Konduktivitas panas batuan pada sumur KPH-1 berkisar antara 1,43 – 1,77 W/mK. Temperatur
formasi (Initial Temperature) di kedalaman 100 m, 257 m, 380 m, dan 450 m masing-masing
adalah sebesar 20°C, 40,12°C, 52,66°C, dan 107°C. Nilai landaian suhu (thermal gradient)
pada sumur KPH-1 sebesar 19,11°C/100 meter.
References
Anonim, 2007. Program Pengembangan Sumber Daya Alam Riset Panas Bumi.
Anonim, 2010, 'Laporan Survei Terpadu Geologi dan Geokimia Daerah Panas Bumi Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.' Pusat Sumber Daya Geologi, Badan Geologi, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia. (Unpubl. Report).
Anonim, 2010, 'Laporan Survei Geofisika Terpadu Panas Bumi Daerah Kepahiang, Kabupaten Kepahi ang, Provi nsi Bengkul u.' Pusat Sumber Daya Geol ogi , Badan Geol ogi , Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia. (Unpubl. Report).
Anonim, 2010, 'Laporan Survei Magnetotellurik Daerah Panas Bumi Kepahiang, Kabupaten Kepahi ang, Provi nsi Bengkul u.' Pusat Sumber Daya Geol ogi , Badan Geol ogi ,Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia. (Unpubl. Report).
Bachrudin R. dan Saputra E., 1988. Pemetaan Geologi Potret Gunung Kaba, Bengkulu, Sumatera Selatan, Direktorat Vulkanologi.
Bemmelen, van R.W., 1949. The Geology of Indonesia Vol. I A, The Hague. Netherlands.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepahiang, 2009, Kepahiang Dalam Angka.
Bixley, P.F, Introduction to Geothermal Reservoir Enginerring, 1985.
Gafoer dkk., 1992. Peta Geologi Lembar Bengkulu, Sumatera, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Grant, M.A., Donaldson, I.G., Bixley, P.F, Geothermal Reservoir Enginerring, 1982. Glover, Paul, Petrophysics Msc Course Note, page 85-87.
Kusumadinata,K.,1979, Data Dasar Gunungapi Indonesia, Direktorat Vulkanologi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors whose manuscripts are published in Buletin Sumber Daya Geologi agree to the following terms:
- Publication rights to all published materials are held by Buletin Sumber Daya Geologi with the knowledge of the authors, while the moral rights remain with the authors.
- All articles are published under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
- Under this license, anyone may copy, redistribute, and adapt the work for non-commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the authors and the journal, a link to the license is provided, any changes are indicated, and adapted works are distributed under the same license.
- Commercial use of the published material requires written permission from the publisher.
- Authors may deposit the published version of their article in institutional repositories, personal websites, or academic networks, provided that the original publication in Buletin Sumber Daya Geologi is acknowledged with its DOI.
