TINJAUAN TENTANG UNSUR TANAH JARANG
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v4i1.173Kata Kunci:
Unsur Tanah Jarang, Zirkon, MineralAbstrak
Keterdapatan unsur tanah jarang pada mineral-mineral seperti zirkon, monasit dan xenotim, di Indonesia sangat langka. Zirkon sebagai mineral ikutan dapat dijumpai pada endapan emas dan timah aluvial, sedangkan monasit dan xenotim terdapat sebagai mineral ikutan pada endapan timah aluvial. Keberadaan mineral mengandung unsur tanah jarang sebagai mineral ikutan, dalam proses penambangan dan pengolahan emas atau timah akan terbawa serta, sehingga mineral-mineral tersebut akan menjadi produk sampingan.
Penggunaan logam tanah jarang memicu berkembangnya teknologi material baru. Perkembangan material ini banyak diaplikasikan di dalam industri untuk meningkatkan kualitas produk. Posisi tanah jarang pada masa datang yang semakin strategis tersebut perlu diupayakan untuk dapat dikembangkan secara berkelanjutan mengingat Indonesia mempunyai sumber daya yang potensial untuk diusahakan.
Referensi
.............. , 2008. Neraca Sumber Daya Mineral Tahun 2007. Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung
Ahmad, T., Edi, S., Afan, T., 1996. Laporan Eksplorasi Logam Langka di Daerah Tikus dan Badaw, Kabupaten Belitung, Direktorat Sumberdaya Mineral, Bandung.
Aryanto, N.C.J., Widodo, Raharjo, P., 2008. Keterkaitan Unsur Tanah Jarang Thd Mineral Berat 1/menitdan Rutil Perairan Pantai Gundi, Bangka. Puslitbang Geologi Kelautan, Bandung
Djunaedi, E.K., dan Putra, C., 2006. lnventarisasi Potensi Bahan Ga/ian pada Wi/ayah PET/, di Daerah Kamipang, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung
Erni, R.A., Susilaningtyas, Hafni, L.N., Sumarni, Widowati, dan Rusydi, 2004. Penentuan Kondisi Dekomposisi Optimal Bijih Uranium Rirang Kalan, Pusat Pengembangan Geologi Nuklir-BATAN
Haxel, G.B., Hedrick, J.B., and., Orris G.J, 2005. Rare Earth Elements-Critical Resources for High Technology, US Geological Survey
Herman, D.Z., Suhandi, Fujiyono, H., dan Putra, C., 2005. Pemantauan dan Eva/uasi Konservasi di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Direktorat lnventarisasi Sumber Daya Mineral, Bandung
Hutamadi, R., Suherman, W., Pertamana, Y., 2007. lnventarisasi Potensi Bahan Ga/ian Pada Wilayah Bekas Tambang, Daerah Karimun, Kepu/auan Riau. Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung.
Gunradi, R., dan Djunaedi, E.K., 2003. Eva/uasi Potensi Bahan Galian pada Bekas Tambang dan Wilayah PET/ di Daerah Monterado, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, Direktorat lnventarisasi Sumber Daya Mineral, Bandung
Purawiardi, R., 2001. Endapan Unsur-unsur Tanah Jarang dan Batuan Granit. Majalah Metalurgi
Volume 16 Nomor 1, Juni 2001, LIPI, Serpong
Rezende, M.M., dan Cardoso, V.R.S., 2008. Rare Earth. Brasil. http:/www.dnpm.gov.br.
Rohmana dan Gunradi, R., 2006. lnventarisasi Bahan Ga/ian Pada Wilayah PET/, Daerah
Kotarawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung
Rohmana dan Tain, Z., 2006. lnventarisasi Bahan Galian pada Wilayah PETI Daerah Kampar, Provinsi Riau, Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung
Setiady D., Sianipar, A., Rahardiawan, R., Adam, Y., dan Sunartono., 2008. Kandungan Unsur Tanah
Jarang Sedimen Permukaan Dasar Laut, Puslitbang Geologi Kelautan, Bandung
Suharji, Ngadenin, Wagiyanto, dan Sumama, 2006. PeningkatanKwalftas EstimasiCadanganUraniumdan Unsur Tanah Jarang Sebagaai sosiasinyadi SektorRirangHutu, KalimantanBarat, PPGN-BATAN, Jakarta
Suprapto, S.J., 2008. Geokimia Regional Sumatera: Canto Endapan Sungai Aktif Fraksi -80 Mesh.Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung.
Verdiansyah, 0., 2006. Karbonatit: Petrologi dan Geologi Ekonomi. UGM. Jogjakarta
Widhiyatna, D., Pohan, M.P., Putra, C., 2006. lnventarisasi Bahan Galian Pada Wilayah BekasTambang,di Daerah Belitung, Bangka-Belitung. Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung
http://usgs.gov.2008 http://minerals.usgs.gov.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan di Buletin Sumber Daya Geologi menyetujui ketentuan berikut:
- Hak publikasi atas seluruh materi yang diterbitkan dipegang oleh Buletin Sumber Daya Geologi dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral tetap menjadi milik penulis.
- Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0).
- Dengan lisensi ini, siapa pun boleh menyalin, menyebarluaskan, dan mengadaptasi karya untuk tujuan nonkomersial, dengan syarat mencantumkan penulis dan jurnal, menyertakan tautan lisensi, menandai perubahan yang dibuat, dan menyebarluaskan karya turunan dengan lisensi yang sama.
- Penggunaan untuk tujuan komersial memerlukan izin tertulis dari penerbit.
- Penulis boleh mengunggah versi terbit artikelnya ke repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik, dengan mencantumkan publikasi asli di Buletin Sumber Daya Geologi beserta DOI-nya.
