POTENSI PASIR ZIRKON DI PROVINS! KALIMANTAN BARAT DAN KALIMANTAN TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.47599/bsdg.v2i1.204Abstract
Pasir zirkon mempunyai nilai ekonomis sekarang ini terutama industri keramik tinggi untuk konsumsi ekspor. Zirkon terbentuk sebagai mineral ikutan (accessory mineral) pada batuan yang terutama mengandung Na-feldspar, seperti batuan beki, asam (granit dan syenit) dan batuan metamorf(gneiss dan skiss).
Secara ekonomis, zirkon dijumpai dalam bentuk butiran (ukuran pasir), baik yang terdapat pada sedimen sungai maupus sedimen pantai. Pada umumnya zirkon terkonsentrasi bersama-sama mineral titanium (rutil dan ilmenit), monazit, dan mineral berat lainnya.
Di Indonesia, zirkon merupakan sedimen sungai yang terdapat di daratan dan daratan pantai. Mineral im dijumpai bersarna-sama dengan mineral kasitent dan elektrum (Au, Ag) sebagai mineral utama, ilmenit, magnesit. monazit, xenotim, pyrit, mineral sulfida lainnya dan kuarsa. Cebakan keseluruhan mineral ini pada umumnya berasal dari batu granit yang telah mengalaml pelapukan dan transportasi.
Di Pulau Kalimantan pasir zirkon dijumpai di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Berdasarkan data penyelidikan Pusat Sumber Daya Geologi pada tahun 2006. endapan pasir zirkon di Kalimantan Barat terdapat di Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Melawi, sedangkan di Kalimantan Tengah terdapat di Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Seruyan.
References
Abdul Fatah Yusuf, dan kawan-kawan., 2006, Inventarisasi dan Penyelidikan Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, Pusat Sumber Daya Geologi, Badan Geologi.
Agus Setiawan, 1996, Penelitian Pendahuluan lsolasi dan Pemumian Zirkonia dari pasir zirkon untuk precursor keramik maju jenis magnesia-partially stabilized zirkonia (Mg-PSZ) dengan metoda pengendapan karbonat, skripsi sarjana kimia, Universitas Padjadjaran;
Herry Rodiana Eddy, dan kawan-kawan., 2006, Inventarisasi dan Penyelidikan Bahan Galian Non Logam di Kabupaten
Melawi, Provinsi Kalimantan Barat, Pusat Sumber Daya Geologi, Sadan Geologi.
Ike Kartikawati, 1994, Penelitian Pendahuluan Isolasi dan Pemumian Zirkonia dari pasir zirkon untuk precursor keramik maju jenis magnesia-partially stabilized zirkonia (Mg-PSZ) dengan sistem pengendapan hidroksida, skripsi sarjana kimia, Universitas Padjadjaran;
Lefond, 1975, Industrial Mineral and Rock, 4th edition, USA.;
Sugeng Priyono, dan kawan-kawan., 2006, Inventarisasi dan Evaluasi Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Landak dan
Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barnt, Pusat Sumber Daya geologi, Badan Geologi.
Supriatna Suhala dan kawan-kawan., 1997, Bah an Gali an Industri, Pus at Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral;
T. Soeyitno, T. Santosa dan U. Marjono, 1995, Peta Geologi LembarTumbang Manjul, Skala I : 250. 000;
Tisna Sutisna, dan kawan-kawan., 2006, Inventarisasi dan Evaluasi Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Seruyan dan
Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Pusat Sumber Daya geologi, Badan Geologi.
Tushadi Madiadipoera, dan kawan-kawan., 1990, Bahan Galian lndustri di Indonesia, Direktorat Sumber Daya Mineral;
Worrall, W.E., 1986, Clays and Ceramic Raw Materials, Elsevier Applied Science Publishers, London and New York;
www.kalbar.go.id, Situs Provinsi Kalimantan Barnt;
www.melawi.go.id, Situs Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat;
www.asaki.go.id, Situs AsosiasiAneka Keramik Indonesia.
Downloads
Issue
Section
License
Authors whose manuscripts are published in Buletin Sumber Daya Geologi agree to the following terms:
- Publication rights to all published materials are held by Buletin Sumber Daya Geologi with the knowledge of the authors, while the moral rights remain with the authors.
- All articles are published under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
- Under this license, anyone may copy, redistribute, and adapt the work for non-commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the authors and the journal, a link to the license is provided, any changes are indicated, and adapted works are distributed under the same license.
- Commercial use of the published material requires written permission from the publisher.
- Authors may deposit the published version of their article in institutional repositories, personal websites, or academic networks, provided that the original publication in Buletin Sumber Daya Geologi is acknowledged with its DOI.
