Potret Pembelajaran Daring LATSAR CPNS Angkatan 19 pada Masa Pandemi Covid 19 di Lingkungan PPSDMA KESDM

Authors

  • Ahmad Helmi PPSDM Aparatur Author
  • Irfan Choiruddin PPSDM Aparatur Author

DOI:

https://doi.org/10.52596/ja.v5i1.98

Keywords:

Latsar CPNS, Pelatihan, Daring, Pandemic CPNS latsar, Training, Online, Pandemic.

Abstract

ABSTRACT

 

This study aims to analyze Whole of Government learning subject through online classes at Latsar CPNS, a cooperation program of the Ministry of Education and Culture's Employees Education and Training Center with Ministry of Energy and Mineral Resources PPSDM Aparatur during the COVID-19 pandemic at PPSDM Aparatur. Qualitative research methods were selected with a quasi-experimental analysis approach. The results of the study were as follow: the result of the class average post test score was 95.6 or very satisfying, the highest score per participant was 100 or very satisfying and the lowest was 81 or satisfactory. The advantage of online learning is the increase in participants' understanding of WOG learning materials and classes that are not boring. The drawbacks are the lack of understanding of the participants, time management and non-multiple choice tests. Suggestions for improvement are to increase the discussion of learning material, replace essays questions with with multiple choice questions, and increase the number and variety of questions. In general, online learning was considered positive and effective by participants so that it could be continued both during the pandemic and after the pandemic period ended normally.

 

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembelajaran Whole of Government melalui kelas daring pada Latsar CPNS Kerjasama Pusdiklat Pegawai Kemendikbud dengan PPSDM Aparatur, Kementerian ESDM dalam masa pandemi COVID-19 di PPSDM Aparatur. Metode penelitian kualitatif dipilih dengan pendekatan analisa kuasi ekperimen. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: hasil nilai post-test rata-rata kelas adalah 95,6 atau sangat memuaskan, nilai per peserta tertinggi dengan nilai 100 atau sangat memuaskan dan terendah 81 atau memuaskan. Kelebihan dari pembelajaran daring adalah meningkatnya pemahaman peserta terhadap materi pembelajaran WOG dan kelas yang tidak membosankan. Kekurangannya adalah pemahaman peserta yang kurang, manajemen waktu dan tes non pilihan ganda. Saran perbaikan adalah menambah pembahasan materi pembelajaran, bentuk soal dengan esai diganti dengan soal pilihan ganda, dan menambah jumlah dan variasi soal. Secara umum pembelajaran daring dinilai positif dan efektif oleh peserta sehingga dapat dilanjutkan baik pada masa pandemi maupun setelah masa pandemi ini berakhir normal.

References

retrieved from https://jdih.setneg.go.id/Produk, Keppres No. 9 Tahun 2020

retrieved from https://covid19.go.id/

Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III

Surat Edaran Kepala LAN Nomor 10/K.1/HKM.02.3/2020 tentang Panduan Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19)

UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar Dan Pembelajaran. Aprida Pane Muhammad Darwis Dasopang. Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333-352.

https://doi.org/10.24952/fitrah.v3i2.945

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Fakhrurrazi. (2018). Hakikat Pembelajaran Yang Efektif. Jurnal At-Tafkir, 11, 86.

https://doi.org/10.32505/at.v11i1.529

Bilfaqih, Y dan Qomarudin, N. (2015). Esensi Pengembangan Pembelajaran Daring. Yogyakarta: DEEPUBLISH.

Kuntarto, E. (2017). Keefektifan Model Pembelajaran Daring Dalam Perkuliahan Bahasa Indonesia Di Perguruan Tinggi. Indonesian Language Education and Literature, 03, 102.

Alimuddin., Tawany Rahamma., M. Nadjib. 2015. Intensitas Penggunaan E-Learning Dalam Menunjang Pemeblajaran Mahasiswa Program Sarjana (S1) Di Universitas Hasanuddin. Jurnal Komunikasi KAREBA, 4(4).

Kartika, A. R. (2018). Model Pembelajaran Daring. Journal of Early Childhood Care & Education, 27.

Permendikbud no. 109 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan PJJ pada Pendidikan Tinggi.

Mustofa, Chodzirin, & Sayekti, L. (2019). Formulasi Model Perkuliahan Daring Sebagai Upaya Menekan Disparitas Kualitas Perguruan Tinggi. Journal of Information Technology, 01, 154.

https://doi.org/10.21580/wjit.2019.1.2.4067

Herayanti, & Fuadunnazmi, & H. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Moodle Pada Matakuliah Fisika Dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 211.

https://doi.org/10.21831/cp.v36i2.13077

Herayanti, & Fuadunnazmi, & H. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Moodle Pada Matakuliah Fisika Dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 4.

https://doi.org/10.21831/cp.v36i2.13077

Hadisi, dan Muna. (2015). Pengelolaan Teknologi Informasi Dalam Menciptakan Model Inovasi Pembelajaran ( E-Learning ). Jurnal Al-Ta'dib, 8, 127.

Hadisi, dan Muna. (2015). Pengelolaan Teknologi Informasi Dalam Menciptakan Model Inovasi Pembelajaran (E-Learning). Jurnal Al-Ta'dib, 8, 130.

Seno, & Zainal, A. E. (2019). Persepsi Mahasiswa Terhadap Pelaksanaan ELearning Dalam Mata Kuliah Manajemen Sistem Informasi. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 02, 183.

Hendri. (2014). Pemanfaatan Sharable Content Object Reference Model Dalam Menciptakan Aplikasi Web E-Learning. Jurnal Media Sistem Informasi, 8, 24.

Hadisi, dan Muna. (2015). Pengelolaan Teknologi Informasi Dalam Menciptakan Model Inovasi Pembelajaran ( E-Learning ). Jurnal Al-Ta'dib, 8, 130.

Sari, P. (2015). Memotivasi Belajar Dengan Menggunakan E-Learning. Jurnal Ummul Qura, 6, 28-29.

McCusker, K., & Gunaydin, S. (2015). Research using qualitative, quantitative or mixed methods and choice based on the research. Mukhtar. 2013. Metode Penelitian Deskriftif Kualitatif. Jakarta : GP Press Group.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta: Bandung.

Subana, M., Sudrajat, 2011, Dasar - Dasar Penelitian Ilmiah, Bandung: Pustaka Setia.

J. Creswell. Riset Pendidikan, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitatif, Kelima. Jakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

L. J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015.

A. Mertler. Action Research Mengembangkan Sekolah Memberdayakan Guru. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Downloads

Published

2021-05-06