Analisis Implementasi Pelayanan Pada Penyelenggaraan Diklat Di Ppsdma (Studi Kasus Pada Diklat Teknis Pelaksana I Tahun 2018 di Bandung dan Cisolok)
DOI:
https://doi.org/10.52596/ja.v3i1.32Keywords:
services, training organizer, pelayanan, penyelenggaraan diklat, Diklat Teknis Pelaksana IAbstract
Implementation of services, especially in education and training services has not run optimally. Especially if the training is held in two different locations, Bandung and Cisolok. The purpose of this study is to analyze the implementation of education and training services in Diklat Teknis Pelaksana I (TP I) in 2018 held in Bandung and Cisolok, Sukabumi. The research method uses a qualitative descriptive approach based on the author's observations as one of the instructors in the training and analysis of the results of the evaluation of the training implementation and an interview. The informant is the one of the training officer that involved at Diklat TP I. The expected results of the study are recommendations for better implementation of Diklat TP I in the future and the implementation of education and training in the PPSDMA in general. The other expected results of this study is to be a reference for the implementation of training that is more optimal in accordance with the services applicable in PPSDMA.
Â
ABSTRAK
Implementasi pelayanan, khususnya pada pelayanan diklat belum berjalan secara optimal. Terlebih jika penyelenggaraan diklat dilaksanakan didua lokasi yang berbeda Bandung dan Cisolok. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa implementasi pelayanan diklat pada Diklat Teknis Pelaksana I (TP I) pada 2018 di Bandung dan Cisolok, Sukabumi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan pengamatan penulis sebagai salah satu pengajar pada diklat tersebut dan analisis data hasil evaluasi penyelenggaraan diklat serta wawancara. Informan penelitian adalah salah satu petugas di bidang penyelenggaraan diklat yang terlibat pada Diklat TP I. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah rekomendasi untuk pelaksanaan Diklat TP I yang lebih baik di masa depan dan penyelenggaraan diklat di PPSDMA secara umum. Hasil lain yang diharapkan adalah penelitian ini bisa menjadi referensi untuk pelaksanaan pelatihan yang lebih optimal sesuai dengan pelayanan yang berlaku di PPSDMA.
References
Antony, William P. (2002). Human Resouces Management, A Strategic Approach, United States Of America.125
Arikunto, Suharsimi & Safruddin, Cepi (2004). Evaluasi Program Pendidikan Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Bumi Aksara, Jakarta.3
Cascio, Wayne F. (2016). Managing Human Resources; Productivity, Quality of Work Life, Profits, Tenth Edition, McGraw Hill Education.379
Fathoni, Abdurrahmat (2006). Organisasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Rineka Cipta, Jakarta.8
Marwansyah (2010). Manajemen sumber daya manusia.
Alfabeta, Bandung.154
Moeheriono (2010). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. GhaliaIndonesia, Bogor.3, 4
Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 34 Tahun 2016 tentang Pendidikan dan Pelatihan Teknis
Bagi Pegawai Negeri Sipil Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral
Ratminto & Winarsih, Atik S. (2015). Manajemen Pelayanan. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.18, 22, 23
Siagian, Sondang P. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara, Jakarta.182
Soetjipto, Budi W., dkk. (2002). Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia. Amara Books, Yogyakarta.276 Simamora, Henry (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi 2. Penerbit STIE YKPN,
Yogyakarta.505
Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara