Optimasi Distribusi Pertamax dari Fuel Terminal ke SPBU Menggunakan Metode Ant Colony Optimization (ACO) untuk Penentuan Rute dan Alokasi Kapasitas Mobil Tangki di Duri-Riau
Penentuan Rute dan Alokasi Kapasitas Mobil Tangki di Duri-Riau
Keywords:
Ant Colony Optimization, Distribusi, Fuel Terminal, rute mobil tangki, split delivery, EfisiensiAbstract
Pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas industri di wilayah Duri-Riau meningkatkan kebutuhan bbm jenis Pertamax sehingga menuntut sistem distribusi yang efisien dan andal. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan distribusi Pertamax dari Fuel Terminal Duri ke 12 SPBU pelayanan dengan menentukan rute pengiriman dan alokasi kapasitas mobil tangki menggunakan metode Ant Colony Optimization (ACO). Pendekatan penelitian menggabungkan konversi permintaan harian (DOT) menjadi kebutuhan per pengiriman, mekanisme split delivery untuk SPBU dengan permintaan melebihi kapasitas tangki, konstruksi rute awal dengan Nearest Neighbour berbasis kapasitas, serta iterasi ACO. Matriks jarak dihitung menggunakan rumus Haversine dengan faktor koreksi jalan 1,25. Total permintaan sebesar 28,33 KL/hari atau 66,10 KL per pengiriman dilayani tiga unit mobil tangki berkapasitas 24 KL dengan frekuensi pengiriman tiga kali seminggu. Hasil penelitian menghasilkan tiga rute dengan total jarak 227,86 km per pengiriman, terdiri atas satu rute milk-run yang melayani 10 SPBU bermuatan 18,09 KL (utilisasi 75,4%) serta dua rute langsung bermuatan penuh 24 KL (utilisasi 100%) untuk 2 SPBU berpermintaan tinggi, sehingga rata-rata utilisasi armada mencapai 91,8%. Dibandingkan skema pengiriman langsung satu SPBU per rit, solusi ACO menghemat jarak tempuh sekitar 34,86%. Hasil ini menunjukkan bahwa ACO mampu meningkatkan efisiensi rute dan utilisasi armada pada distribusi Pertamax di wilayah Duri-Riau.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maharani Pramesty Aulia Nuha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.