Perhitungan Stok Karbon Inorganik Batugamping dan Fluks Karbon di Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Tasikmalaya, Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.34126/1nn07285Keywords:
batugamping, fluks karbon, karbon, kars, stok karbonAbstract
Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) merupakan kawasan yang dilindungi dan perlu adanya upaya konservasi untuk mencegah terjadinya pengerukan dan pembukaan lahan secara ilegal. Tercatat, setiap produksi 1 ton semen, terdapat 0,6 ton CO2 yang terlepas ke atmosfer .Tujuan penelitian ini adalah melakukan perhitungan terhadap karbon yang tersimpan di KBAK Tasikmalaya sebagai upaya konservasi terhadap KBAK Tasikmalaya. Perhitungan stok karbon dibagi menjadi dua area. Area utara yang terdiri dari Anggota Sukaraja memiliki stok karbon sebesar 418.528,05 ton dan area selatan yang tersusun atas Formasi Kalipucang memiliki stok karbon sebesar 13 x 106 ton. Besaran nilai dari stok karbon dipengaruhi oleh kadar CaO dalam batugamping serta volume batugamping. Total fluks karbon yang dihasilkan di daerah penelitian mencapai 4,98x10 10 mg/hari hingga 9,78x1013 mg/hari dengan rata – rata nilai per sampel 3,16x1011 hingga 2,58x13 mg/hari. Besaran nilai fluks karbon dipengaruhi oleh kadar ion bikarbonat dan nilai debit.