Analisis Kondisi Atmosfer dengan Memanfaatkan Citra Satelit Cuaca dan Karakteristik Tanah pada Kejadian Tanah Longsor di Pesisir Barat Lampung sepanjang Tahun 2014

Authors

  • Jaka A. I. Paski Indonesian Agency for Meteorology Climatology and Geophysics (BMKG) Author

DOI:

https://doi.org/10.34126/jlbg.v9i2.161

Keywords:

longsor, citra satelit, karakteristik tanah

Abstract

Berdasarkan data BNPB pada tahun 2014, terdapat 385 kasus tanah longsor di Indonesia dengan Kabupaten Pesisir Barat Lampung merupakan salah satu wilayah rawan longsor di Provinsi Lampung. Menurut data curah hujan dari Badan Meteorologi dan Geofisika, curah hujan di Kabupaten Pesisir Barat berkisar antara 2.500 - 3.500 milimeter dalam setahun atau 140 - 221 milimeter dalam sebulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membahas dinamika atmosfer selama terjadi longsor serta karakteristik tanah di Kabupaten Pesisir Barat pada tahun 2014. Analisis dinamika atmosfer pada penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan citra satelit MTSAT BMKG melalui kanal IR1 dan IR3. Dari analisis yang dilakukan, citra satelit MTSAT mampu menggambarkan sebaran awan dan kandungan uap air saat kejadian tanah longsor. Dari hasil analisis data jenis tanah diperoleh bahwa kondisi karakteristik tanah di Pesisir Barat cenderung rentan erosi dengan kemiringan lereng 25-40 % serta ada anomali signifikan dari curah hujan bulanan selama kejadian tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Jaka A. I. Paski, Indonesian Agency for Meteorology Climatology and Geophysics (BMKG)
    Researcer in Meteorological Research Division - Center for Research and Development - Indonesian Agency for Meteorology Climatology and Geophysics (BMKG)

Downloads

Published

2018-10-23

Issue

Section

Articles