Riza Rahardiawan
Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung
Author
Catur Purwanto
Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung
Author
Tujuan penelitian seismik saluran banyak di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur adalah untuk mengetahui kondisi geologi bawah permukaan dasar laut. Daerah penelitian merupakan daerah yang aktif secara tektonik dan diekspresikan dalam bentuk prisma akresi, vulkanik tidak aktif dan sesar-sesar aktif yang membentuk morfologi dasar laut. Berdasarkan penafsiran stratigrafi seismik lapisan bawah permukaan dasar laut terdiri dari empat satuan batuan: Batuan Dasar, Prisma Akresi, Gunungapi Bawah Laut, dan Sedimen Klastika. Sedimen Klastika ini dibagi menjadi lima unit.
Kata kunci: seismik, morfologi dasar laut, sesar aktif, Laut Flores
The purpose of the study of seismic multi channel in Flores Sea, East Nusa Tenggara is to recognize subsurface geology condition. The study area is an active tectonic that expressed by accretion prisms, inactive vulcanic and active faults form seabed morphology. Based on seismic stratigraphy interpretation, the study area is composed of four rocks units: Basement rocks, Accretionary Wedge, Seamount, and Clastic Sediments. This clactic sediment is divided into five units.Keywords: seismic, seabed morphology, active fault, Flores Sea