MUD DIAPIR DI PERAIRAN SELATAN PULAU MADURA

Authors

  • Lukman Arifin Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung Author
  • Dida Kusnida Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.32693/jgk.7.3.2009.178

Abstract

Shallow seismic reflection study along the southern water of Madura Island indicates the occurrence of diapir and sediment bearing gas. Normally, the occurrence of diapirism is associated with sediment bearing gas. These phenomena can be observed along the southern waters of Madura, from Sampang until Kalianget. Diapir, fault, and gas charged sediment are indicated as the geological hazard. Offshore infrastructures and drillings have to consider the present phenomena because they can destroy those infrastructures. Key word: diapir, fault, gas, geological hazard, Sampang Penelitian seismik pantul dangkal di perairan selatan P. Madura menunjukkan adanya diapir di dalam lapisan sedimen yang mengandung gas. Biasanya keberadaan diapir diikuti oleh adanya lapisan sedimen yang mengandung gas. Gejala ini dapat diamati di sekitar perairan pantai selatan Madura,mulai dari perairan Sampang hingga ke Kalianget. Diapir,sesar, dan gas dalam sedimen diindikasikan sebagai bahaya geologi. Pembangunan atau pemboran di pantai dan lepas pantai harus mewaspadai keberadaan diapir dan gas dalam lapisan sedimen. Di tempat ini struktur tanahnya labil dan dapat menimbulkan kerusakan bangunan di atasnya. Kata kunci: diapir, sesar,gas, bahaya geologi, Sampang

Published

2016-02-16

Issue

Section

Articles