ENDAPAN MINERAL BERAT DI PERAIRAN PACIRAN DAN SEKITARNYA, LAMONGAN JAWA TIMUR
Authors
Udaya Kamiludin
Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung
Author
Maman Surachman
Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung
Author
Wayan Lugra
Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung
Author
Sedimen permukaan dasar laut di perairan Paciran dan sekitarnya umumnya mengandung magnetit, hematit, limonit, piroksen, amfibol, biotit, pirit dan rutil. Ragam mineral berat ini terdapat pada satuan lanau pasiran, pasir lanauan dan pasir. Unsur utama pembentuk mineral berat yang terlihat dari analisis kimia berupa SiO2, Al2O3, Fe2O3, CaO, MgO, K2O,Na2O dan TiO2. Selain terbentuk secara mekanik endapan mineral berat ini, terutama magnetit dan pirit sebagian terbentuk secara insitu.
The surficial sediments Paciran waters and its vicinity consist of magnetite, hematite, limonite, pyroxene, amphibole, biotite, pyrite and rutile. These heavy minerals can be found in sandy silt, silty sand and sand. The major elements of these heavy minerals can be seen from the chemical analysis as SiO2, Al2O3, Fe2O3, CaO, MgO, K2O,Na2O and TiO2. Another mechanical processes of these heavy mineral deposits, especialy magnetite and pyrite, some are formed authogenically.