Studi Penentuan Injeksi Surfaktan-Polimer Pada Lapangan X Dengan Temperatur 60°C
DOI:
https://doi.org/10.53026/ijoem.v6i1.36Keywords:
Enhanced Oil Recovery, Interfacial Tension, Surfaktan-Polimer, ViskositasAbstract
Produksi minyak di Lapangan X mengalami penurunan signifikan, sehingga diperlukan penerapan teknologi lanjutan untuk meningkatkan efisiensi pemulihan minyak sisa di dalam reservoir. Salah satu metode yang efektif digunakan adalah Enhanced Oil Recovery (EOR) berbasis kimia, atau Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR), yang memanfaatkan kombinasi surfaktan dan polimer guna memperbaiki rasio mobilitas fluida serta menurunkan tegangan antarmuka antara minyak dan air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi optimum surfaktan–polimer yang sesuai dengan karakteristik reservoir Lapangan X pada suhu 60°C melalui serangkaian pengujian yang meliputi densitas, interfacial tension (IFT), viskositas, dan kompatibilitas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa larutan surfaktan tipe B menunjukkan nilai IFT optimum sebesar 1.925x10-3 dyne/cm pada konsentrasi 1%, yang merepresentasikan titik critical micelle concentration (CMC). Sementara itu, surfaktan tipe S menunjukkan nilai IFT yang relatif tinggi, berada pada kisaran 10⁻¹ dyne/cm, sehingga tidak memenuhi kriteria untuk diaplikasikan dalam proses injeksi EOR. Pengujian lanjutan pada campuran surfaktan B dan polimer N (1000 ppm) menghasilkan performa terbaik pada konsentrasi 1%, dengan nilai viskositas sebesar 15,74 cP dan IFT sebesar 4.2898x10-3 dyne/cm. Kombinasi tersebut terbukti efektif dalam menurunkan tegangan antarmuka sekaligus menjaga kestabilan viskositas larutan pada kondisi reservoir, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi perolehan minyak dalam penerapan metode EOR di Lapangan X.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Energy & Mineral

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.