PEMANTAUAN PERGERAKAN TANAH PADA JEMBATAN TOL SEMARANG-SOLO (JEMBATAN PENGGARON) MENGGUNAKAN GPS-REAL TIME KINEMATIC
DOI:
https://doi.org/10.58522/51vksq95Keywords:
gerakan tanah, global positioning system, real time kinematicAbstract
Menurut laporan PT Trans Marga Jateng, pada Maret 2011 diidentifikasi adanya perubahan kondisi Jembatan Penggaron yang terletak di ruas jalan tol Semarang-Solo km 20-21. Perubahan tersebut terindikasi karena adanya pergerakan tanah sehingga terjadi erosi dan amblesan di sebelah kiri timur Jembatan Penggaron. Akibat dari pergerakan tanah tersebut timbul rekahan pada expansion joint di sisi kanan dan terjadi penurunan tanah. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan pemantauan gerakan tanah dengan mempelajari data geologi, kejadian gerakan tanah, geomorfologi, keairan, curah hujan, penggunaan lahan, dan pemasangan patok. Metode yang digunakan berupa patok geser yang diukur menggunakan Global Position System (GPS)-Real-time Kinematic (RTK) untuk mendapat vektor posisi dengan akuisisi tinggi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa ada beberapa titik pada patok geser yang mengalami adanya perubahan antara 0,7-69 cm pada 6 titik patok geser. Pergeseran secara horizontal menunjukkan arah vektor ke selatan dan tenggara, dan buang. Secara vertikal besar perubahan kenaikan patok berkisar 2-13 cm dan penurunan patok sekitar 0,7-17,5 cm dalam kurun waktu 10 bulan pada Februari dan November 2018.