PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PPSDM GEOLOGI, MINERAL DAN BATUBARA

Authors

  • Harry Wibawa Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara Author

DOI:

https://doi.org/10.58522/mkt77h05

Keywords:

pelatihan K3, metode pembelajaran

Abstract

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) sebagai institusi penyelenggara pendidikan dan pelatihan subsektor mineral dan batubara memiliki peranan penting dalam mendorong peningkatan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada kegiatan industri pertambangan. PPSDM Geominerba diharapkan dapat memberikan pendidikan dan pelatihan K3 yang benar-benar berkualitas bukan saja secara teoritik namun juga melalui kegiatan praktik dan aplikasi di lapangan sehingga diharapkan peserta diklat nantinya dapat memiliki kesadaran dan kepedulian yang tinggi dalam meningkatkan kinerja K3 di lingkungan tempat kerja. Selama ini kegiatan penyelenggaraan diklat K3 hanya dilakukan dengan metode ceramah di kelas dan belum memadukan antara unsur pengetahuan secara teoritik dengan kegiatan praktik sehingga hasil pembelajaran yang diperoleh masih belum optimal dalam memberikan pengalaman, keterampilan dan meningkatkan motivasi peserta diklat K3 guna meningkatkan kinerja K3 di lingkungan tempat kerja. Untuk itu, perlu dikembangkan metode pembelajaran K3 yang mampu mengintegrasikan dan mengaplikasikan pengetahuan atau keterampilan secara kontekstual yang dialami oleh peserta diklat di tempat kerja sesuai sasaran yang diinginkan. Metode pembelajaran K3 yang perlu dikembangkan adalah melalui penerapan berbagai kombinasi metode pembelajaran ceramah, diskusi dan praktik, bermain peran, observasi dan diskusi atau dengan berbagai kombinasi metode pembelajaran lainnya secara aplikatif yang dapat memberikan pengalaman, keterampilan dan meningkatkan motivasi peserta diklat K3 guna meningkatkan kinerja dan budaya K3 di lingkungan tempat kerja. Untuk pembelajaran dengan tujuan pembelajaran pada tingkat kemampuan pengetahuan kognitif maka metode pembelajaran yang dipilih, yaitu dengan kombinasi metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Materi diklat yang membutuhkan tingkat keterampilan dan penguasaan secara psikomotorik dapat digunakan dengan metode praktik sehingga hasil yang didapatkan dalam kegiatan pelatihan melalui kegiatan praktik dapat memberikan pengalaman langsung dan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya di tempat kerja.

Downloads

Published

2017-06-30