APLIKASI SPATIAL MULTI-CRITERIA EVALUATION (SMCE) UNTUK EVALUASI PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN RENCANA TATA RUANG DI KOTA TAMBANG SAWAHLUNTO

Authors

  • Nendi Rohaendi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara Author

DOI:

https://doi.org/10.58522/ccy7mg24

Keywords:

SMCE, spatial plan, penggunaan lahan

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melakukan evaluasi perencanaan tata ruang, khususnya daerah kota tambang menggunakan metode Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE). Metode ini merupakan suatu metode gabungan dari Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Multi Criteria Evaluation (MCF), yang dikembangkan oleh ITC-Belanda sebagai suatu modul pada perangkat lunak ILWIS. SMCE saat ini telah banyak digunakan untuk berbagai aplikasi seperti perencanaan transportasi, pemilihan lahan, pemetaan kawasan bencana, dan sebagainya. Keunggulan SMCE adalah mampu menggabungkan data spasial dan non spasial. Secara umum, ada tiga tahap utama dalam SMCE meliputi intelligence, design, dan evaluation. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa SMCE bisa digunakan untuk evaluasi kesesuaian lahan untuk perencanaan tata guna lahan di perkotaan. SMCE mampu digunakan dalam mengakomodasi pilihan dari para pemangku kepentingan, mampu merekonsiliasi konflik kepentingan dari para pemangku kepentingan, dan mampu mengevaluasi rencana penggunaan lahan berdasarkan berbagai kriteria. SMCE dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam menentukan kebijakan dalam perencanaan wilayah, khususnya berdasarkan data spasial. Daerah penelitian dapat dikelompokkan menjadi lima kelas berdasarkan kesesuaian lahan, yaitu daerah yang tidak sesuai, kurang sesuai, sesuai sedang, sesuai dan sangat sesuai untuk penggunaan lahan tertentu. Ada tiga data utama dalam, yaitu data eksisting penggunaan lahan, yang merupakan hasil analisis citra, peta hasil SMCE, dan peta spatial plan. Ketiga peta ini dianalisis dan dioverlay untuk menganalisis perkembangan pola ruang di daerah studi, dan hasilnya digambarkan dalam bentuk tabel. Secara umum penggunaan lahan yang dianalisis meliputi pemukiman, pertanian lahan basah (sawah), pertambangan (wisata), dan hutan.

Downloads

Published

2017-06-30