ANALISIS PENENTUAN JARAK TITIK INFORMASI DAN KLASIFIKASI SUMBER DAYA ENDAPAN NIKEL LATERIT BERDASARKAN ANALISIS VARIOGRAM
DOI:
https://doi.org/10.58522/xra8vm21Keywords:
nikel laterit, block model, variogram eksperimental, metode, klasifikasi sumber daya nikelAbstract
Estimasi sumber daya endapan bahan galian sering dilakukan dengan menggunakan metode konvensional yang hanya berdasarkan posisi sampel. Metode estimasi yang akurat dengan memperhatikan kontinuitas spasial dan temporal diperlukan, seperti pada metode Kriging. Penelitian akan dilakukan dengan membuat zonasi nikel laterit berdasarkan hasil kadar pada inti bor (coring) dan perbandingan hasil penaksiran kadar dan jumlah sumber daya nikel dalam block model dengan metode Kriging. Penelitian menggunakan data hasil kegiatan eksplorasi Blok Selatan, PT. Haltim, Wailukum, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Metode deskripsi yang dilakukan adalah meneliti data assay, lithologi, collar dan survey lubang bor. Metode analisis dilakukan menggunakan software Surpac 6.3. Melalui hasil block model dapat diketahui pula penyebaran unsur nikel, ferrum, MgO, SIO2 dan kobalt pada tiap persentase kadarnya. Pada metode ini akan dilakukan pembuatan variogram eksperimental dengan nilai lag (jarak), nugget effect dan sill yang harus diperhitungkan agar hasil estimasi dapat akurat. Pengklasifikasian dilakukan berdasarkan ketebalan dan pembobotan terhadap ketebalan zona saprolit di blok Selatan. Hasil pengklasifikasian dengan metode sill untuk zona saprolit, yaitu sepertiga sill untuk daerah terukur sejauh 35 meter dan duapertiga sill untuk daerah tertunjuk yaitu 55 meter. Sehingga, pada daerah penelitian dengan jarak antar lubang bor 50 meter diklasifikasikan daerah tersebut termasuk klasifikasi sumber daya tertunjuk.