KARAKTERISASI KONSENTRAT TEMBAGA INDONESIA UNTUK DIKLAT PENINGKATAN NILAI TAMBAH TEMBAGA
DOI:
https://doi.org/10.58522/j5nnb478Keywords:
konsentrat tembaga indonesia, karakterisasi, temperatur, XRF, ICP-MS, XRD, SEM-EDXAbstract
Indonesia memiliki cadangan tembaga yang cukup banyak yang berada di jalur cincin api daerah seismik paling aktit di dunia yang terbentang dari barat Sumatera hingga timur Papua. Saat ini, keterdapatan cadangan tembaga ditambang besar-besaran di Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat dan Erzsberg dan Grasberg Papua [1,2]. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menyajikan hasil karakterisasi konsentrat tembaga Indonesia untuk kepentingan pendidikan dan penelitian lebih lanjut untuk penentuan proses alir ektraksi logam-logam pada konsentrat tembaga Indonesia. Babanyang digunakan pada penelitian iniadalab kopcentrat tembaсаg diproses melalui ialur kominusі dan flotasi. Konsentrat tembaga ini memiliki komposisi mineralogi kalkopirit dan pirit, yang mengandung berbagai logam berharga lainnya seperti emas, perak, platina, palladium, selenium, telurium dan lain sebagainya. Metode karakterisasi yang dilakukan adalah analisis kimia melalui XRF untuk logam-logam dasar dan inductively coupled plasma mass spectrometry (ICP-MS) khusus untuk logam-logam berharga yang kuantitasnya lebih sedikit. Untuk fase mineraloginya dilakukan investigasi menggunakan x-ray diffraction (XRD). Selanjutnya visualisasi elemen pada sampel dikarakterisasi menggunakan scanning electron microscopy dengan energy disporsivo Y ray snoctromotor (SEM EDY)untuk molibat kondisi olomon adsampol cotolab mongalami porlakuan pada temperatur tertentu.