TINDAK LANJUT PENGEMBANGAN DIKLAT TEKNIK PELEDAKAN PADA PENAMBANGAN BAHAN GALIAN
DOI:
https://doi.org/10.58522/tcr4c213Keywords:
juru ledak penambangan, kompetensi juru ledak, hierarki penugasan juru ledakAbstract
Tingkat kelulusan diklat juru ledak penambangan cenderung menurun dari tahun 2005 sampai 2014 dengan rata-rata penurunan mencapai 20%. Sementara jumlah peserta diklat naik tajam dan puncaknya pada tahun 2013 sebanyak 234 peserta. Untuk mengetahui kondisi yang menyebabkan penurunan tingkat kelulusan, Pusdiklat Mineral dan Batubara melakukan kajian dengan menyebarkan kuesioner kepada alumni Juru Ledak Penambangan (Juru Ledak Kelas II) dan terkumpul 298 jawaban responden. Dari hasil pengkajian teridentifikasi bahwa peserta diklat umumnya kesulitan dalam mempelajari dan memahami modul yang digunakan saat ini, sementara waktu pelaksanaan diklat sangat kurang. Atas pertimbangan tersebut, muncul wacana untuk membagi pelaksanaan diklat juru ledak penambangan berdasarkan pengetahuan bahan peledak dan teknik peledakan. Pada akhirnya diperlukan suatu model diklat yang mampu memenuhi kriteria kompetensi juru ledak penambangan dengan mempertimbangan hierarki dan dukungan penugasan juru ledak di bidang peledakan penambangan.