PEMANFAATAN BAN BEKAS UNTUK PERKUATAN STRUKTUR JALAN PADA PELEBARAN JALAN SOROWAKO – MALILI: SEBUAH KAJIAN TENTANG KESTABILAN GEOTEKNIK
DOI:
https://doi.org/10.58522/eacydt90Keywords:
ban bekas, bahan-bahan ramah lingkungan, struktur penahan tanah, kestabilan geoteknikAbstract
PT Vale Indonesia Tbk. adalah bagian dari Vale S.A. (Brazil) di bawah Vale Base Metal (Kanada) yang terletak di daerah Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Sebagai Perusahaan Modal Asing (PMA) dalam industri tambang yang bergerak pada bidang eksplorasi, penambangan, pengolahan, dan produksi nickel mate sebagai produk baku. Tulisan ini dimaksudkan untuk mengenalkan konsep 3R (reuse, reduce, recycle) sebagai konsep yang ramah lingkungan melalui pemanfaatan ban-ban bekas sebagai bahan konstruksi alternatif untuk tujuan rekayasa geoteknik. Kestabilan geoteknik dari struktur dinding penahan tanah dari tumpukan ban-ban bekas dianalisis untuk memperoleh faktor keamanan dan keandalan stuktur tersebut untuk diterapkan dalam proyek pelebaran jalan. Dalam operasi pertambangan, PT Vale Indonesia Tbk. mengonsumsi ban-ban untuk kebutuhan alat-alat berat seperti truk-truk pengangkut dan wheel-loader. Konsumsi ban untuk operasional pertambangan tersebut berfluktuasi antara 350–600 buah per tahun bergantung pada faktor-faktor teknis, seperti kondisi permukaan perkerasan jalan, geometri jalan, frekuensi pengereman, beban muatan, dan lain-lain. Penggunaan ban dalam jumlah yang cukup besar masih menjadi kendala dalam hal penyediaan disposal untuk tempat pembuangan ban-ban bekas tersebut. Sampai saat ini, ban-ban bekas selalu dibuang percuma ke suatu disposal yang seolah-olah sebagai sampah yang tidak berguna. Pemanfaatan ban bekas sebagai bahan untuk perkuatan struktur jalan adalah sebagai salah satu solusi teknis. Tentunya dibutuhkan analisis kestabilan geoteknik dari struktur dinding penahan tanah untuk mendapatkan nilai faktor keamanan serta penggunaan dalam jangka waktu yang lama. Hasilnya adalah bahwa pemanfaatan ban bekas untuk perkuatan struktur jalan telah memenuhi persyaratan teknis untuk penggunaan jangka panjang, yakni faktor keamanan sebesar 1,46 tanpa beban gempa dan 1.04 dengan beban gempa.
Downloads
Published
2019-06-30
Issue
Section
Articles