KONDISI BATAS MEDIUM PADA KOMPUTASI PENJALARAN GELOMBANG ELASTIK 2D MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA
DOI:
https://doi.org/10.58522/z3txrc28Keywords:
kondisi batas medium, gelombang elastik, metode beda hinggaAbstract
Dalam pemodelan penjalaran gelombang seismik, permasalahan yang sering dihadapi adalah pada kondisi batas model untuk mendekati keadaan yang sesungguhnya. Kondisi batas model tersebut adalah berupa batas tepi, batas permukaan bebas, dan batas antarlapisan. Dalam penelitian ini dibuat simulasi penjalaran gelombang elastik 2D menggunakan pendekatan beda hingga (Finite difference) orde empat dan staggered grid dengan mengaplikasikan kondisi batas pada pemodelan. Pada tepi model diaplikasikan kondisi batas tepi semu menggunakan fungsi redaman untuk menghilangkanefekrefleksipadatepimodelmedium.Padapermukaanbebasdiaplikasikankondisi batas permukaan bebas dengan stress di permukaan adalah nol dan pada bidang batas antarlapisan semua stress dan vektor pergeseran adalah kontinu sehingga dalam penjalaran pada batas medium akan menjadi benar. Sumber gelombang yang digunakan adalah turunan pulsa gaussian (Gaussian derivative). Dengan melakukan variasi penggunaan faktor redaman (Df) dan lebar redaman (nabs) pada batas tepi model medium, didapatkan redaman optimum untuk kondisi batas tepi semu model adalah pada Df = 3 dan nabs pada 70 – 100 grid point. Kondisi batas permukaan bebas dan kondisi batas antarlapisan digunakan untuk melakukan koreksi perubahan fase penjalaran gelombang pada saat gelombang mengenai bidang batas tersebut.Downloads
Published
2019-06-30
Issue
Section
Articles