ANALISIS PERENCANAAN STUDI KELAYAKAN POTENSI PANAS BUMI UNTUK PENGEMBANGAN SPA (SOLUS PER AQUA), DI KABUPATEN NGADA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.58522/8b19j987Keywords:
manisfestasi, sumber air panas, studi kelayakanAbstract
Upaya untuk pemanfaatan langsung panas bumi juga dilakukan melalui tahapan-tahapan surveiĀ
awal (pendahuluan), prastudi kelayakan, studi kelayakan, pemanfaatan, dan operasional. Lokasi
manifestasi yang berupa sumber air panas, juga tersebar di beberapa lokasi lainnya di Kabupaten
Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada beberapa lokasi, keberadaan sumber air panas telah
digunakan untuk lokasi pemandian umum karena sangat dekat dengan pusat permukiman dan
berada di jalur lalu lintas transportasi yang ramai, seperti di Mengeruda. Lokasi sumber air panas
Mengeruda telah memiliki aksesibilitas berupa jalur transportasi darat dengan jalan aspal yang
memiliki lebar 3,5 meter. Sumber air panas ini tidak jauh dari pelabuhan udara komersil Bajawa.
Beberapa penginapan berupa hotel dan losmen kecil telah dibangun di sekitar lokasi sumber air
panas Mengeruda. Hal ini menjadi kontribusi yang diberikan dari sektor pariwisata. Pelaksanaan
kegiatan studi kelayakan dilakukan dengan melakukan analisis pasar, analisis teknik, dan analisis
keuangan. Ketiga kegiatan analisis ini akan memberikan suatu rekomendasi yang akan dikeluarkan
sebagai hasil dari kegiatan studi kelayakan.