Pengembangan Kompetensi ASN Daerah Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
DOI:
https://doi.org/10.58522/8v472s27Keywords:
Aparatur Sipil Negara (ASN), Pengembangan Kompetensi, Pembelajaran Digital, Analisis Kebijakan, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)Abstract
Pembangunan nasional dan daerah memerlukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan kompeten, yang mampu melaksanakan tugas dan fungsinya secara efektif, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Namun, pengembangan kompetensi ASN masih menghadapi berbagai tantangan, terutama karena keterbatasan metode pembelajaran yang sangat bergantung pada ketersediaan anggaran dan masih didominasi oleh pendekatan konvensional berbasis kelas. Kondisi ini menyebabkan rendahnya nilai Indeks Profesionalitas (IP) ASN pada dimensi kompetensi di instansi pemerintah daerah, yang hanya mencapai 12,93 dari target nilai 40, serta belum optimalnya tingkat kompetensi ASN di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tingkat daerah. Penelitian ini menggunakan metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) untuk mengidentifikasi alternatif kebijakan yang paling efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa Transformasi Pembelajaran Digital bagi ASN daerah di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merupakan alternatif kebijakan prioritas yang direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan serta memperkuat kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.