This is an outdated version published on 2026-06-30. Read the most recent version.

OPTIMALISASI PRODUK LIMBAH WASHING BERUPA LEMPUNG SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF PADA INDUSTRI BATAKO, DAN GENTENG DI WILAYAH KECAMATAN TEGAL WARU, KABUPATEN PURWAKARTA, PROVINSI JAWA BARAT

Authors

  • Noufal Abhinaya Universitas Padjajaran Author
  • Teuku Yan W M Iskandar Unpad Author
  • Syafri Ildrem Unpad Author

DOI:

https://doi.org/10.58522/zkx3sv93

Keywords:

limbah pencucian andesit, lempung, genteng, batako, pemanfaatan limbah, bahan bangunan berkelanjutan.

Abstract

Industri pertambangan andesit di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta menghasilkan limbah pencucian (washing waste) dalam jumlah besar sebagai akibat dari proses pencucian agregat untuk meningkatkan kualitas material. Limbah ini didominasi oleh partikel halus yang mengandung silika, alumina, dan mineral lempung, yang berpotensi mencemari lingkungan serta meningkatkan beban biaya operasional apabila tidak dikelola secara optimal. Di sisi lain, industri bahan bangunan seperti genteng dan batako memerlukan bahan baku lempung dengan karakteristik mineralogi dan kimia tertentu untuk memenuhi persyaratan fisik dan mekanik produk. Studi ini bertujuan mengevaluasi potensi limbah abu cuci andesit sebagai bahan substitusi sebagian lempung alami dalam pembuatan genteng dan batako berdasarkan kesesuaian komposisi kimia, sifat fisik, dan fungsinya terhadap kinerja produk. Pemanfaatan limbah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah material, mengurangi dampak lingkungan, serta mendukung konsep pengelolaan limbah pertambangan yang berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-06-30

Versions