KARAKTERISTIK UNSUR TANAH JARANG (UTJ) LANTANUM DAN CERIUM PADA LAPUKAN GRANIT DI DAERAH PARMONANGAN, SUMATRA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.58522/eeky9761Keywords:
Lantanum (La), Cerium (Ce), Logam Tanah Jarang, Lapukan GranitAbstract
Kebutuhan akan unsur tanah jarang (UTJ) menunjukkan adanya peningkatan signifikan. La dan Ce
merupakan unsur logam tanah jarang yang memiliki kegunaan dalam berbagai teknologi modern. Unsur
tanah jarang seperti La dan Ce terkandung dalam mineral pembawa unsur tanah jarang dan dapat
ditemukan dalam endapan hasil lapukan granitoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
karakteristik unsur La dan Ce yang terkandung pada endapan adsorpsi ion hasil pelapukan batuan granit
dan kaitannya dengan komposisi elemen utama serta unsur jejak lainnya. Pada penelitian ini, sampel
lapukan batuan granit didapatkan dari hasil pengeboran di Kecamatan Parmonangan, Kabupaten
Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa La terkayakan pada zona
akumulasi unsur tanah jarang pada model endapan adsorpsi ion, sedangkan Ce terkayakan pada zona
pencucian. Hal tersebut disebabkan oleh pergerakan unsur La pada lapukan yang kemudian diikat oleh
mineral ubahan seperti kaolinit. Sementara itu, unsur Ce memiliki nilai ion berbeda sehingga
mobilitasnya rendah akibat proses oksidasi di zona pencucian unsur tanah jarang.