PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEKITAR WILAYAH TAMBANG MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KETERAMPILAN USAHA BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.58522/pj3p2677Keywords:
UMKM, , wilayah tambang, , pelatihan keterampilan,, bahan baku lokal,, pemberdayaan masyarakat,, kemandirian ekonomi,Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tambang menghadapi berbagai permasalahan seperti ketergantungan ekonomi pada aktivitas pertambangan, keterbatasan akses pasar, rendahnya kapasitas manajerial, serta kurangnya pemanfaatan bahan baku lokal sehingga perlu dilakukan upaya penguatan melalui pendidikan dan pelatihan. Makalah ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi UMKM sekitar wilayah tambang serta menganalisis efektivitas program pelatihan keterampilan usaha berbasis bahan baku lokal dalam meningkatkan kemandirian dan daya saing pelaku usaha. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur, pengumpulan data dokumen kegiatan PPSDM Geominerba, serta analisis tematik terhadap implementasi pelatihan dan contoh produk hasil praktik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan pengolahan bahan baku lokal seperti bambu, ketak, purun, gorga, batu mulia, dan pewarnaan alami berkontribusi pada peningkatan keterampilan teknis, kreativitas, nilai tambah produk, serta kemampuan manajerial dan pemasaran UMKM. Selain itu, program pelatihan terbukti memperkuat motivasi, memperluas jejaring usaha, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah tambang. Untuk keberlanjutan program, diperlukan saran perbaikan berupa peningkatan intensitas pendampingan pascapelatihan, integrasi pemasaran digital, akses pembiayaan yang lebih inklusif, serta kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, lembaga pelatihan, perusahaan tambang, dan asosiasi UMKM.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Geominerba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.