STUDI ANALISIS KARAKTERISASI BIJIH EMAS MENGGUNAKAN METODE GOLD DEPORTMENT
DOI:
https://doi.org/10.58522/c83tts98Keywords:
emas, gold deportment, emas kadar rendah, pelindian, hidrometalurgi, metode ekstraksiAbstract
Emas merupakan logam mulia yang mempunyai nilai jual yang tinggi dimana emas diperoleh dari bijih yang diolah dalam proses ekstraksi khususnya melalui proses pelindian. Dengan semakin tingginya nilai emas, pencarian bijih emas juga semakin masif dan kadar emas yang akan diproses semakin kecil. Karena itu untuk mendapatkan rekoveri emas yang tinggi, bijih emas perlu dikarakterisasi agar dapat memperoleh penentuan metode ekstraksi emas yang tepat. Uji karakterisasi bijih emas yang dipilih adalah dengan metode gold deportment. Bijih emas yang akan dikarakterisasi berasal dari PT Y sebuah perusahaan pertambangan emas di Indonesia. Pada penelitian ini, karakterisasi yang dilakukan menggunakan empat metode gold deportment yaitu head assay, minegrafi, grading analysis dan cyanidation tests. Berdasarkan uji karakterisasi pada sampel, komposisi mineral didominasi oleh kalsit dan kuarsa, sedangkan berdasarkan pengamatan mineragrafi ditemukan mineral sulfida seperti seperti kalkopirit dan pirit. Berdasarkan hasil grading analysis pada sampel bijih emas diperoleh bahwa distribusi bijih emas terbesar berada pada fraksi kasar ukuran 16 mesh (1.18 mikron) dengan kadar emas yang terkandung dalam bijih adalah 5,05 ppm. Setelah dilakukan cyanidation test persen ekstraksi sampel bijih emas yang diperoleh dari PT Y adalah 88,71% dengan konsentrasi sianida yang digunakan adalah 764 ppm.