PENGARUH ELEVASI PERMUKAAN AIR TERHADAP PROBABILITAS KELONGSORAN DAN STABILITAS LERENG TIMBUNAN DI OPEN PIT "X" PT BERAU COAL, KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.58522/k393kg32Keywords:
Analisis Kestabilan Lereng, Probabilitas Kelongsoran, Tambang Terbuka, Disposal, OverburdenAbstract
Kegiatan penambangan di tambang terbuka (open pit mining) membutuhkan tempat untuk menyimpan material penutup bahan galian (overburden) yang biasa disebut sebagai disposal. Pada beberapa kasus, penimbunan material overburden dilakukan di lubang bekas galian tambang (void). Kegiatan penimbunan material overburden membutuhkan perencanaan yang baik. Penelitian ini dilakukan di open pit “X” site Sambarata PT Berau Coal, Kalimatan Timur. Penelitian ini berfokus pada tujuan untuk
mengidentifikasi nilai faktor keamanan lereng timbunan, probabilitas kelongsoran dan menganalisis pengaruh dari tinggi permukaan air terhadap kestabilan lereng timbunan. Penelitian ini menggunakan metode Bishop dengan kondisi pseudostatic dan kondisi muka air tanah fully saturated. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan lereng pada area penelitian berkisar antara 0.993 hingga 1.33
dan nilai probabilitas kelongsoran 17.1 hingga 35.6 %. Nilai faktor keamanan dan probabilitas kelongsoran tersebut dipengaruhi oleh bentuk geometri lereng, distribusi tekanan, koefisien getaran dan tinggi permukaan air dimana semakin tinggi permukaan air pada pit maka nilai faktor keamanan lerengnya semakin tinggi dan nilai probabilitas kelongsorannya semakin rendah.