ANALISIS KARAKTERISTIK KEKASARAN PERMUKAAN BIDANG DISKONTINU PADA BATUAN HASIL ERUPSI GUNUNG SEMERU

Authors

  • Diana Irmawati Pradani Prodi Teknologi Pertambangan, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang Author
  • Heru Dwiriawan Sutoyo Jurusan Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Yogyakarta Author
  • Agus Suhardono Prodi Teknologi Pertambangan, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang Author
  • Harsalim Aimunandar Jayaputra Prodi Teknologi Pertambangan, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.58522/bp73p555

Keywords:

Kekasaran, Diskontinue, Joint Roughness Coeficient

Abstract

Batuan yang terbentuk di permukaan bumi mempunyai sifat serta karakteristik yang bervariasi sejak batuan tersebut terbentuknya hingga proses pengemdapan. Hasil letusan Gunung Semeru yang telah dikeluarkan akan mengalami transportasi dan pengendapan dan akan menjadi massa batuan. Massa batuan yang berada di alam memiliki sifat tidak menerus atau diskontiu yang disebabkan karena terdapat bidang lemah seperti rekahan, kekar, patahan dan fissure yang dimana kerapatan, isian dan
orientasi dari bidang lemah tersebut tidak menerus. Bidang diskontinu yang terdapat pada massa batuan akan menghasilkan berkurangnya kekuatan geser pada batuan tersebut. Kondisi kekasaran pada bidang diskontinu dapat dikuantifikasi menggunakan persamaan empirik dari Barton dengan menggunakan parameter Joint Roughness Coeficient (JRC). Oleh sebab itu penting sekali untuk mengetahui karateristik massa batuan yang dipengaruhi oleh kekuatan geser bidang diskontinu pada batuan letusan Gunung Semeru berdasarkan variasi kekasaran bidang geser menurut kriteria Barton dan Choubey. Pengamatan kondisi kekasaran bidang diskontinu pada batuan hasil letusan Gunung Semeru dikualifikasikan guna mendapatkan beberapa parameter kekuatan geser batuan sehingga nilai
undulasi serta kohesi dan sudut gesek dalam permukaan bidang diskontinu dapat diketahui. Hasil penelitian ini didapatkan nilai JRC kekasaran bidang diskontinyu batuan hasil erupsi Gunung Semeru berkisar antara 10 – 20 dan berdasarkan rujukan yang diberikan oleh ISRM (1981) memiliki nilai dengan kategori V (undulasi halus) atau smooth undulating.

Downloads

Published

2025-12-09