ANALISA KUALITAS DAN SUMBERDAYA BATUBARA LAPANGAN X, PT. BUKIT ASAM (PERSERO) TBK., TANJUNG ENIM, SUMATERA SELATAN

Authors

  • Dian Agus Widiarso Departemen Teknik Geologi, Universitas Diponegoro Author
  • Faiq Nirmala Departemen Teknik Geologi, Universitas Diponegoro Author

DOI:

https://doi.org/10.58522/twp47e61

Keywords:

Batubara, Tanjung Enim, Sumber Daya, Kualitas

Abstract

Kegiatan eksplorasi diperlukan untuk mencari daerah yang memiliki potensial batubara. Daerah penelitian merupakan daerah yang belum dilakukan penambangan. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui persebaran batubara serta melakukan analisis perhitungan sumberdaya, peringkat (rank) batubara, dan kualitas batubara pada daerah penelitian. Metode yang digunakan ialah melakukan pemetaan untuk mengetahui persebaran batubara, analisis kualitas batubara berdasarkan analisis proksimat, dan melakukan perhitungan sumberdaya batubara dengan menggunakan metode poligon Sebaran batubara pada daerah penelitian memiliki arah baratlaut-tenggara. Perhitungan sumberdaya didapatkan batubara seam A1 memiliki sumberdaya terukur sebesar 28,6 juta ton, tertunjuk sebesar 27,8 juta ton, dan tereka sebesar 26,1 juta ton. Batubara seam A2 memiliki sumberdaya  terukur  sebesar 58,2 juta ton, tertunjuk sebesar 39,5 juta ton, dan tereka sebesar 33,5 juta ton. Batubara seam B1 memiliki sumberdaya  terukur sebesar 62,5 juta ton, tertunjuk  sebesar 36,2 juta ton, dan tereka sebesar 35,8 juta ton. Batubara seam B2 memiliki sumberdaya  terukur sebesar 7,89 juta ton, tertunjuk sebesar 8,63 juta ton, dan tereka sebesar 9,50 juta ton. Batubara seam C memiliki sumberdaya  terukur sebesar 67,8 juta ton, tertunjuk  sebesar 33,1 juta ton, dan tereka sebesar 37,5 juta ton. Rank berdasar reflektansi vitrinit dari batubara ialah High Volatile C Bituminous Coal. Nilai total moisture pada daerah penelitian cenderung rendah. Hal tersebut dikarenakan pengaruh umur geologi dan kondisi batuan penutup batubara, dimana batubara daerah penelitian memiliki umur Miosen akhir dan batuan penutup batubara ialah batulempung. Nilai sulfur yang tinggi pada seam, B1 dan C yang tinggi dipengaruhi oleh adanya pengaruh air laut. Nilai kalor paling tinggi pada daerah penelitian berada pada seam C dikarenakan  seam C merupakan seam paling tua.

Downloads

Published

2025-12-22